Mancanegara

INDONESIA TERMASUK SALAH SATU TARGET PEMIMPIN KOREA UTARA

This undated picture released from North Korea's official Korean Central News Agency (KCNA) on April 27, 2014 shows North Korean leader Kim Jong-Un (C) looking at a computer as he inspects a shelling drill of a long-range artillery sub-unit tasked to hit major targets in the southwestern waters at undisclosed place in North Korea. North Korean leader Kim Jong-Un carried out a rash of visits to military installations and chaired a meeting of senior figures in the armed forces, state media said, amid global unease over a possible nuclear test. AFP PHOTO / KCNA via KNS REPUBLIC OF KOREA OUT THIS PICTURE WAS MADE AVAILABLE BY A THIRD PARTY. AFP CAN NOT INDEPENDENTLY VERIFY THE AUTHENTICITY, LOCATION, DATE AND CONTENT OF THIS IMAGE. THIS PHOTO IS DISTRIBUTED EXACTLY AS RECEIVED BY AFP. ---EDITORS NOTE--- RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / KCNA VIA KNS" - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS / AFP PHOTO / KCNA / KNS

Salah satu pengaman siber di dunia “Kaspersky” baru-baru ini mendapati sebuah fakta yang sangat mencengangkan bagi Indonesia. Pasalnya perusahaan siber asal Rusia ini mengatakan bahwa Indonesia juga termasuk salah satu negara dari 18 negara lain nya yang akan diretas oleh Korea Utara. Laporan tersebut didapatkan dari stasiun televisi CNN, dalam laporan tersebut diberitakan bahwa Korea Utara akan menerobos sistem perbankan di 18 negara tersebut termasuk juga di Indoneisa.

Selain itu, diyakini oleh perusahaan pengaman siber di dunia ini mengatakan bahwa Korea Utara akan menerobos perbankan guna untuk membiayai program senjata nuklir yang sedang mereka buat saat ini.

Kemudian dalam sistem operasi penerobosan yang dipimpin oleh Kim Jong-un ini, akan terus berkembang dan sangat berani. Sebelumnya hanya Korea Selatan saja yang sudah diterobos olehnya, akan tetapi sekarang dirinya sudah berani menerobos beberapa negara didunia, termasuk juga Indonesia saat ini.

Saat ini bank-bank didunia sudah berhasil menemukan empat perampokan siber yang sama dan mengarah ke institusi keuangan di Bangladesh, Ekuador, Filipina, dan ternyata para peneliti Kaspersky mengatakan hal tersebut juga yang dilakukan di negara-negara lainnya. Dan dikenal dengan sebutan Lazarus, dan para peretas tersebut juga telah ingin mencoba membobol perbankan di negara seperti Kosta Rika, Ethiopia, Gabon, India, Indonesia, Irak, Kenya, Malaysia, Nigeria, Polandia, Taiwan, Thailand, dan Uruguay.

Semua para peretas ini diketahui berasal dari Korea Utara, keterangan yang di ambil dari peneliti pengamanan siber Kapersky. Bahkan demi penyamaran mereka tidak terbongkar, para hacker tersebut menggunakan server yang sangat jauh ddari negara asal mereka.

Kaspersky menyebutkan bahwa para hecker Lazarus tersebut sangat lah berhati-hati agar jejak sinyal mereka melalui perancis tidak bisa terbaca, saat mereka sedang menerobos Korea Selatan dan Taiwan Kaspersky sama sekali tak bisa mengetahui mereka. Namun pada akhir nya, mereka melakukan kesalahan yang kecil sehingga ketahuan oleh Kaspersky dan koneksi tersebut didektesi berasal dari Korea Utara.

Diketahui saat ini, Korea Utara menempatkan intelejen mereka di tiga negara yaitu Malaysia, Singapura, serta Indonesia dalam dua dekade terakhir ini.

Leave a Reply