News

INI HAL YANG AKAN DILAKUKAN OLEH PUPR UNTUK PARA KORBAN GEMPA DAN TSUNAMI

INI HAL YANG AKAN DILAKUKAN OLEH PUPR UNTUK PARA KORBAN GEMPA DAN TSUNAMIINI HAL YANG AKAN DILAKUKAN OLEH PUPR UNTUK PARA KORBAN GEMPA DAN TSUNAMI

SARANANKRI – INI HAL YANG AKAN DILAKUKAN OLEH PUPR UNTUK PARA KORBAN GEMPA DAN TSUNAMI. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyuatakan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan kerusakan sehabis Gempa yang juga di sertai oleh Tsunami yang terjadi di sejumlah Daerah yang ada di Sulawesi Tengah seperti palu dan Donggala yakni selama Dua Tahun.

Proses pengembaliannya pun harus dilakukan secara bertahap. Tahapan yang akan dilakukan terlebih dahulu yakni masa tanggap darurat yang selanjutnya akan dijadikan sebagai tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pengembalian tersebut sudah termasuk untuk fasilitas Publik seperti Rumah Sakit , Puskesmas , Sekolah dan Masjid. 

Sebab itu , Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa Pihaknya akan melakukan Pembangunan Hunian sementara untuk para Warga Baloroa dan Petobo yang ada di Sulawesi Tengah sehabis Tempat Tinggalnya yang telah habis di hantam oleh Gempa dan Tsunami beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA : DIBANDINGKAN UCAPAN I LOVE YOU , INI HAL YANG LEBIH DISUKAI OLEH SETIAP PRIA

Untuk ribuan eumah yang sudah hancur akibat likuifaksi yang terjadi di Balaroa dan Petobo . PUPR akan melakukan rekolasi. Saat ini , sudah ada beberapa Lokasi Tanah milik Pemerintah yang dapat dijadikan sebagai tempat relokasi penduduk yang terkena Bencana Gempa dan Tsunami.

Namun , Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa lokasi tersebut hingga saat ini masih sedang di bicarakan dengan Pihak BMKG , Badan Geologi dan Para Ahli lainnya. Pembicaraan yang di bahas yakni mengenai sisi keamanan dan kemungkinan terjadinya Gempa di masa yang akan datang. Sebab Gempa ataupun Bencana lainnya tidak akan ada yang dapat menebaknya.

“Sebelum melakukan Relokasi , Perencanaan serta persiapan yang matang juga sangat diperlukan. Oleh sebab itu , Pihak Pemerintah akan melakukan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang di targetkan dapat selesai hanya dalam waktu 2 Bulan. Semakin cepat Huntara tersebut selesai , maka semakin cepat juga para penduduk bisa pindah dari Tenda,” ujar Menteri Basuki Hadimuljono dalam Keterangan Tertulisnya , Minggu 7 October 2018 kemarin.

BACA JUGA : INI KEYAKINAN YANG DIMILIKI OLEH TKD TERHADAP JOKOWI DAN MA’RUF UNTUK SUARA DI JATIM

Namun hal tersebut berbeda dengan penanganan Gempa yang terjadi di NTB yang sama sekali tidak adanya relokasi. Sehingga Pihak pemerintah juga tidak melakukan Pembangunan terhadap Hunian Sementara (Huntara). Titik Titik Lokasi yang akan di bangun Huntara akan di setujui secara bersama dengan Pihak Pemerintah yang ada di Kota Palu.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yakni Danis H Sumadilaga menjelaskan bahwa Kementerian PUPR hanya fokus terhadap Empat Tugas dalam masa Tanggap Darurat yakni : 

  • Membantu Pemindahan Korban Bencana
  • Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi
  • Pembersihan Kota dari Puing Puing Bangunan
  • Penyelesaian Masalah Konektivitas

“Untuk Konektivitas saat ini Jalan Jalan sudah mulai terbuka. Jalan yang terbuka mulai dari Lintas Barat , Lintas Tengah , Lintas Timur serta Perbaikan Dua Jembatan yang ada di Jalan Nasional. Dengan Terbukanya Konektivitas , Bantuan Logistik juga sudah mulai lancar,” ujar Danis menjelaskan.

Leave a Reply