Gaya hidupKesehatanNews

Inilah 6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari Yang Bisa Merusak Ginjal

Inilah 6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari Yang Bisa Merusak GinjalInilah 6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari Yang Bisa Merusak Ginjal

SARANANKRI – Inilah 6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari Yang Bisa Merusak Ginjal. Indonesia – Semua organ tubuh memiliki peran penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup, termasuk ginjal. Jika ginjal rusak, darah akan disusupi oleh racun limbah dan organ tubuh tidak akan berfungsi secara normal.

Inilah 6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari Yang Bisa Merusak Ginjal. Bagaimana bisa? Pasangan organ ini bertindak sebagai penyaring darah, mengeluarkan racun tubuh, mengontrol keseimbangan air, mengatur tekanan darah, menjaga konsentrasi mineral dan elektrolit, dan memproduksi bentuk vitamin D aktif.

BACA JUGA : 5 Teknik Agar Berhasil Dimalam Pertama Dengan Pasangan Pengantin Baru

Pentingnya peran ginjal akan lebih baik jika diimbangi dengan kebiasaan baik dan asupan gizi seimbang.

Selain itu, seseorang juga perlu mengurangi dan bahkan menghilangkan kebiasaan yang tanpa disadari dapat merusak ginjal. Apa pun?

1. Banyak konsumsi garam
Garam atau natrium ditemukan dalam makanan yang dikonsumsi setiap hari. Bagi mereka yang memiliki kecenderungan tekanan darah tinggi atau hipertensi, natrium tampaknya menjadi musuh karena dapat memicu penyakit kronis ini. Namun, konsumsi garam yang berlebihan tidak hanya berisiko terkena hipertensi, tetapi juga pada risiko kerusakan ginjal.

Garam berfungsi untuk menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh dengan memberikan sinyal ke ginjal kapan harus menahan dan membuang air. Jika konsumsi garam berlebihan, proses ini bisa terganggu. Ginjal akan mengurangi pelepasan air ke dalam urin sehingga terjadi peningkatan volume darah karena retensi air. Beberapa bagian tubuh juga akan mengalami edema atau penumpukan cairan di jaringan seperti tangan, lengan dan kaki

2. Kurang minum
Ginjal berfungsi untuk menyaring racun dalam darah. Untuk kinerja maksimal, ginjal membutuhkan asupan cairan yang cukup. Kurang minum dapat mengurangi kinerja ginjal sambil dapat merusak organ ini.
Kurang minum berisiko berisiko terkena batu ginjal. Yang lebih serius adalah gagal ginjal. Kami menyarankan Anda mengonsumsi sekitar 1,5-2 liter air mineral per hari untuk menjaga kesehatan ginjal.

3. Konsumsi alkohol
Minum satu atau dua gelas alkohol mungkin masih bisa ditoleransi. Namun, jika berlebihan, seseorang harus siap menghadapi risiko kerusakan ginjal.
Ginjal berfungsi untuk menyaring racun atau zat berbahaya dalam darah, termasuk alkohol. Terlalu banyak konsumsi alkohol dapat menyebabkan perubahan fungsi ginjal dan mengurangi kinerja dalam menyaring racun.

Selain itu, alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dalam tubuh. Ginjal terpengaruh. Dehidrasi mengganggu fungsi normal sel-sel ginjal.

4. Pegang urin
Sulit menemukan toilet saat Anda bepergian untuk membuat orang terus buang air kecil. Meski sepele, tetapi kebiasaan ini akan berdampak negatif pada ginjal.
Jika kebiasaan ini terjadi terus menerus, akan ada rasa sakit di ginjal atau kandung kemih. Bahkan, rasa sakit juga akan muncul saat buang air kecil.

Selain rasa sakit, memegang urin dapat berdampak pada infeksi saluran kemih. Dalam beberapa kasus, menahan air seni memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak. Lebih buruk lagi, seseorang dapat mengalami batu ginjal jika ia terlalu sering buang air kecil. Kondisi ini dapat terjadi jika urin mengandung banyak mineral.

5. Banyak asupan gula
Tidak hanya pada diabetes, gula juga patut disalahkan pada kasus gangguan ginjal. Gula berkontribusi pada tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu pemicu penyakit ginjal.
Karena itu, seseorang tampaknya berkewajiban untuk mempertimbangkan konsumsi gula harian.

Inilah 6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari Yang Bisa Merusak Ginjal. Gula ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman, termasuk soda. Minuman dengan sensasi menggelitik pada lidah ternyata juga bisa ‘menggelitik’ ginjal. Dalam beberapa penelitian, terbukti bahwa konsumsi soda dikaitkan dengan risiko penyakit ginjal.
Kandungan gula dalam soda yang harus disalahkan. Soda mengandung fruktosa, sejenis gula yang lebih manis daripada glukosa.

BACA JUGA : 6 Trik Kuat Untuk Membuat Ereksi Tahan Lebih Lama

6. Kurang gerak
Bekerja di depan komputer memaksa orang untuk duduk menatap layar. Jika tidak seimbang dengan bergerak atau berjalan, kebiasaan ini tampaknya berdampak pada ginjal.
Meskipun para peneliti belum dapat menggambarkan bagaimana kehidupan menetap mempengaruhi kesehatan secara umum, aktivitas fisik dikaitkan dengan peningkatan aliran darah dan metabolisme glukosa. Keduanya adalah faktor penting dalam kesehatan ginjal.

Leave a Reply