Wednesday , November 21 2018
Home > News > INILAH PERBANDINGAN ANIES DAN JOKOWI SAAT MENJABAT GUBENUR DKI JAKARTA
INILAH PERBANDINGAN ANIES DAN JOKOWI SAAT MENJABAT GUBENUR DKI JAKARTA
INILAH PERBANDINGAN ANIES DAN JOKOWI SAAT MENJABAT GUBENUR DKI JAKARTA

INILAH PERBANDINGAN ANIES DAN JOKOWI SAAT MENJABAT GUBENUR DKI JAKARTA

Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P) membandingkan kinerja Gubernur Jakarta Anies Baswedan selama pemerintahan satu tahunnya dengan Jokowi. PDI-P mengkritik berbagai program kerja yang dianggap tidak fokus selama satu tahun yang dilayani Anies.

Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Jakarta (DPRD), John Simanjuntak, menilai bahwa gerakan Gubernur untuk mengelola administrasi di Jakarta tidak fokus pada peningkatan kinerja di lapangan.

“Satu tahun pemerintahan Anies dapat disamakan dengan kata-kata kaya, tetapi buruk dalam perbuatan,” katanya saat konferensi pers di gedung DPRD Jakarta, Senin, 15 Oktober.

Menurut Jhonny, Anies tidak menyentuh langsung masalah inti di lapangan. Dia memberi contoh, perubahan dalam istilah OK Otrip menjadi Jak Lingko dan mengubah nama nol rupiah DP (uang muka) ke SAMAWA atau Solusi Rumah Penduduk

BACA JUGA: 3 ACARA INTERNASIONAL AMAN, JK MENGHARGAI PIHAK KEPOLISIAN DAN TNI.

Menurut dia, kinerja Anies adalah 180 derajat dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya, terutama mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi.

“Ini sangat berbeda dari Pak Jokowi. Miskin dalam kata-kata, tetapi kaya perbuatan, ”katanya.

Anggota DPRD Jakarta Banggar Pantas Nainggolan juga mengatakan bahwa kepemimpinan di Jakarta merupakan kelanjutan.

“Anies awalnya setuju untuk menerima relay (dari Gubernur sebelumnya). Namun, yang terjadi adalah dia tidak berlari lebih cepat, tetapi malah berjalan di tempat, ”katanya.

Pantas mengkritik keinginan Anies untuk melegalkan becak (becak) di Jakarta. Apalagi saat ini ada 10 tempat becak yang sudah dibangun di Jakarta Utara.

Menurutnya, Anies harus terus melaksanakan program-program mantan Gubernur Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat yang telah berhasil dan diterima oleh masyarakat.

“Gubernur Anies tidak boleh alergi terhadap kebijakan yang telah dilaksanakan oleh gubernur sebelumnya,” katanya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan hal-hal kontroversial. Mantan menteri pendidikan itu menganggap bahwa slogan “kerja, kerja, kerja” Jokowi tidak cukup untuk menjalankan pemerintahan.

“Saya percaya bahwa dalam bekerja, kita tidak hanya perlu bekerja. Itu tidak cukup, ”katanya beberapa waktu lalu

Check Also

Anies Baswedan Gelar Reuni besar peringati kelahiran Nabi di Jakarta.

Anies Baswedan Gelar Reuni besar peringati kelahiran Nabi di Jakarta.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan 212 Persaudaraan Alumni (PA 212) tidak dilarang mengadakan reuni besar …