Friday , September 21 2018
Home > Ekonomi > Investasi Kereta Api Kalimantan Timur akan Dibahas di Rusia

Investasi Kereta Api Kalimantan Timur akan Dibahas di Rusia

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak mengklaim pembangunan dua rel kereta api; 305 kilometer di jalur utara dan 196 kilometer di jalur selatan, mulai menunjukkan kemajuan.

Hal itu dinyatakan oleh Awang ketika dia bertemu CEO Kereta Api Borneo Sergey Kuznetsov. Awang sangat puas bahwa ini akan menjadi satu-satunya kolaborasi antara Indonesia dan Rusia dalam proyek strategis kereta api.

“Kami telah sepakat untuk membangun dua jalur kereta api; perencanaan telah disepakati dan terdaftar dalam rencana tata ruang Kalimantan Timur dan Kutai Timur. Jalur utara ke Lubuk Tutung akan membawa batu bara, dan kawasan ekonomi khusus di Maloy akan membawa coklat dan minyak sawit, ”kata Awang dalam siaran pers pada Kamis, 19 Juli.

Sementara itu, pengembangan lebih lanjut dari proyek kereta api Kalimantan Timur akan menjadi salah satu rencana investasi yang dibahas oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dengan Menteri Ekonomi Rusia pada Pertemuan Komisi Gabungan ke-12 di Moskow, Rusia, pada bulan September.

Deputi Kerjasama Ekonomi Internasional di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Affandi memuji Gubernur Awang Faroek Ishak, yang memiliki semangat dan keyakinan besar untuk menyukseskan pembangunan kereta api pertama di Kalimantan.

“Kami menantikan kehadiran Gubernur Awang untuk memperbarui kemajuan rencana sehingga kami dapat menerima berita positif tentang proyek kereta api di Kalimantan Timur,” katanya.

Check Also

PAN Mendesak Ma`ruf Amin Mengundurkan Diri dari Ketua MUI

PAN Mendesak Ma`ruf Amin Mengundurkan Diri dari Ketua MUI

Ketua Eksekutif Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mendesak Ma`ruf Amin, yang dipilih oleh Presiden …