Wednesday , December 13 2017
Home > News > Istana Memastikan Tidak Ada Kriminalisasi Terhadap Ulama Dan Rizieq Shihab
rizieq shihab
rizieq shihab

Istana Memastikan Tidak Ada Kriminalisasi Terhadap Ulama Dan Rizieq Shihab

Rizieq Shihab yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kini dipertanyakan oleh banyak kalangan. Para pendukung Rizieq melihat adanya unsur kriminalisasi oleh pemerintah di balik penetapan status tersangka itu.

Menjawab tudingan tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, tidak ada kriminalisasi terhadap siapapun di negara ini. Termasuk, dalam kasus dugaan pornografi yang menjerat Rizieq.

“Pertama tidak ada sama sekali upaya kriminalisasi. Jika seseorang bersalah menurut hukum apakah itu umat maupun menteri, termasuk juga para pejabat, ya dia bertanggungjawab terhadap hal itu,” tegas Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Menurut Pramono, penyelidikan dan penyidikan kasus Rizieq merupakan bagian dari penegakan hukum. Indonesia merupakan negara hukum dan sudah seharusnya setiap warga taat pada hukum.

” Kriminalisasi kepada ulama itu tidak ada ,” ujar Pramono.

Dengan adanya proses hukum yang sedang berjalan untuk saat ini maka kebenaran akan terungkap. Bila pengadilan memutuskan bersalah maka tetap bersalah lanjut dirinya.

“Sehingga dengan demikian kalau memang seseorang yang bersalah, ya bersalah saja. Kalau memang tidak bersalah ya pasti tidak bersalah,” ucap Pramono Anung.

Polisi menetapkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi berupa chat seks dengan wanita bernama Firza Husein.

Setelah melakukan gelar perkara pada Senin 29 Mei 2017 makaPolisi langsung menaikkan status Rizieq Shihab menjadi tersangka . Rizieq menyusul Firza yang lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka.

Koordinator tim pembela Rizieq Shihab, Eggi Sudjana mengaku tersinggung atas penetapan status tersangka tersebut. Dia menilai, Rizieq Shihab tidak pantas menjadi tersangka.

“Di sini kita semua sudah setuju dan mengambil kesimpulan kalau masalahnya adalah kita sedang diadu dengan pihak kepolisian. Kita tersinggung, ini pelanggaran serius bagi ulama, jangankan tersangka, disebut saksi saja dia (Rizieq Shihab) tidak pantas,” tegas Eggy di Markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin 29 Mei 2017.

Dengan suara keras Eggy berharap jika Presiden Jokowi mau mengambil tindakan dengan memberi perintah kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk menghentikan kasus yang disebutnya sebagai tindak kriminalisasi terhadap ulama tersebut.

“Kami melihat adanya aksi balas dendam, Ahok kalah dan Ahok dipenjara, oleh karena itu Habib juga ikut ditersangkakan,” kata Eggy.

Check Also

Diincar Klub Lain , Turan Siap Hengkang Dari Barcelona

Diincar Klub Lain , Turan Siap Hengkang Dari Barcelona

Diincar Klub Lain , Turan Siap Hengkang Dari Barcelona – arda turan telah siap untuk …