Saturday , December 16 2017
Home > Uncategorized > Jokowi : Jangan Menghabiskan Tenaga Untuk Berdemo Terus
Presiden Joko Widodo (kanan) disaksikan Menteri PMK Puan Mahrani (keempat kiri), Menristek Dikti MUhammad Nasir (ketiga kiri), Gubernur Sulteng Longki Djanggola (kedua kiri) dan Ketua Uumum PB PMII Aminuddin Ma'ruf (kiri) memukul bedug menandai pembukaan Kongres ke-19 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/5). Presiden berpesan kepada seluruh kader PMII agar menjadi bagian dalam menjaga dan merawat keutuhan bangsa dan negara dan mengarahkan energinya untuk gagasan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. ANTARAFOTO/Basri Marzuki/ama/17

Jokowi : Jangan Menghabiskan Tenaga Untuk Berdemo Terus

Puan Maharani Selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ikut mendampingi Presiden Joko Widodo atau yang biasa disapa Jokowi untuk membuka secara resmi Kongres XIX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang bertempat di Auditorium Masjid Agung Darussalam, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada hari Selasa (16/5/2017).

Pembukaan kongres itu ditandai dengan pemukulan bedug. Meneguhkan konsensus Bernegara untuk Indonesia Berkeadaban menjadi judul dan tema menarik pada kongres XIX PMII yang diselenggarakan kali ini

Kongres yang digelar pada tanggal 15-19 April dan diikuti oleh 1.000 peserta dari 238 cabang dan 25 pengurus tingkat provinsi. Sedangkan 15 kader akan dipilih sebagai calon ketua umum PB PMII 2017-2019, menggantikan Ketua Umum Aminuddin Ma’ruf.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan kalau pada saat ini dunia telah berubah dengan sangat cepat dan dinamis. Perubahan ini yang harus diwaspadai.

“Jangan habiskan energi kita sia-sia dengan berdemo terus menerus, gunakanlah sebagian besar energi kita untuk gagasan yang lebih besar lagi,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta seluruh elemen bangsa untuk menghentikan perbuatan saling menghujat, saling menjelekkan, saling memfitnah, saling menolak, dan saling mendemo.

“Saya titipkan ini, jangan lupa untuk tetap menjaga persatuan kita, karena kita ini semua bersaudara. Habis energi kita untuk mengurus dema-demo, dema-demo, dema-demo,” ujar Jokowi.

PMII adalah suatu organisasi ekstra kampus yang telah ada sejak 17 April 1960 di Sekolah Mu’amalat NU Wonokromo, Surabaya. PMII berdiri saat itu karena carut marutnya situasi politik bangsa Indonesia dalam kurun waktu 1950-1959. Dan juga sistem pemerintahan yang serba tidak menentu serta perundang-undangan yang ada pada saat itu.

Selain Menteri Puan, ikut hadir juga dalam acara pembukaan Kongres XIX PMII, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yakni Oesman Sapta Odang juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M. Natsir.

Selain itu, juga hadir Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Imam Nachrawi, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT) Eko Putro Sundjojo, Bapak Kapolri Tito Karnavian, dan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola.

Check Also

Saran Maradona Ke Madrid : Jual Bale , Beli Mbappe

Saran Maradona Ke Madrid : Jual Bale , Beli Mbappe

Saran Maradona Ke Madrid : Jual Bale , Beli Mbappe – diego maradona mengeluarkan saran …