Thursday , December 14 2017
Home > News > JOKOWI MENJELASKAN ARTI DARI ‘GEBUK’ ORMAS ANTI-PANCASILA

JOKOWI MENJELASKAN ARTI DARI ‘GEBUK’ ORMAS ANTI-PANCASILA

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan Pancasila adalah satu – satu nya ideolagi bagi negara Republik Indonesia. Dia bahkan akan menggebuk dan akan menendang ormas yang antiPancasila.

Menanggapi tentang pernyataan Jokowi tersebut , aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) , Usman Hamid mengaku memahami apa yang dialami Jokowi , kegelisahan nya tersebut seakan terlihat , namun dia sangat menyayangkan pernyataan dari Jokowi tersebut.

“Saya kira lebih baik jika Pak Presiden menggunakan istilah yang ada dalam nomenlaktur dalam kelembagaan Presiden yang termasuk dalam rancangan atau kerangka konstitusi yang ada di dalam perundang-undangan ketimbang menggunakan istilah politis yang bisa kita nafsirkan dari berbagai pihak salah satu tafsir kan mengingatkan pada saat zaman Presiden Soeharto bahwa pada zaman itu Pak Soeharto serut menggunakan kata gebuk berarti itu artinya seperti membolehkan aparat tingkat bawah untuk menggunakan kekerasan,” katanya dalam acara Harkitnas di Markas Slank,Gang Potlot,Jakarta Selatan, Sabtu (20/5).

Usman meminta kepada Jokowi untuk menjelaskan apa maksud ucapan saat di Kepulauan Natuna , Kepulauan Riau , tersebut. “Presiden juga perlu menjelaskan apa yang disebut dengan ucapan gebuk yang bisa membuat masyarakat risih dengan kata itu , sehingga banyak yang menafsirkan sebagai semacam pernyataan presiden untuk membolehkan aparat yang menggunakan dengan cara kekerasan , saya kira tidak boleh berkata demikian dan kita perlu penjelasan dari Presiden Jokowi , karena itu bisa berakibat fatal dan efeknya sangat luar biasa,” tandasnya.

Sebelum nya Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) telah menegaskan bahwa Pancasila merupakan satu – satu nya ideologi bagi bangsa Indonesia. Dia bahkan akan menindak munculnya berbagai gerakan dari Partai Komunis Indonesia (PKI) maupun ormas yang anti Pancasila.

“Ya kita gebuk , kita akan menendang , sudah jelas itu. Jangan di tanyakan lagi siapapun yang anti pancasila akan kita tegakan secara hukum , karena sudah tercatat di UUD yang payung hukumnya jelas, TAP MPRS,” tegas Jokowi pada saat di Aula Kartika, Tanjung Datuk , Kepulauan Natuna , Kepulauan Riau , Jumat (19/5). Hal ini ditegaskan saat Jokowi berbicara di hadapan prajurit yang menghadiri tersebut sekitar 1.500 personil TNI.

Check Also

3 PEMAIN YANG SEHARUS NYA DITAHAN REAL MADRID

3 PEMAIN YANG SEHARUS NYA DITAHAN REAL MADRID

Saranankri – 3 PEMAIN YANG SEHARUS NYA DITAHAN REAL MADRID Real Madrid tidak terlalu aktif …