Saturday , August 18 2018
Home > Gaya hidup > KALIAN PENGGEMAR SUSHI? PERHATIKAN BATASAN AMAN SAAT KITA MENGKONSUMSI SUSHI

KALIAN PENGGEMAR SUSHI? PERHATIKAN BATASAN AMAN SAAT KITA MENGKONSUMSI SUSHI

Sushi merupakan makanan khas dari jadi Jepang, yang memiliki banyak penggemar di negara indonesia.

Dan sayangnya, pakar nutrisi Jessica Perez, menyebut beberapa pola sajian sushi yang bisa membawa dampak buruk terhadap kesehatan kita.

Misalnya saja, sushi yang digoreng. Bahkan, ada beberapa di antaranya memiliki kandungan nutrisi yang sama seperti kentang goreng.

Tentu, tak masalah jika kita hanya sesekali mengkonsumsi sushi dan tidak setiap hari kita mengkonsumsi sushi.

Lantas, bagaimakah sih batas aman dalam mengonsumsi makanan ini?

 

Nyoutrition, Barbie Boules

Barbie Boules, selaku pakar diet yang bersetifikat dari Amerika Serikat, mengatakan bahwa sushi memang menjadi salah satu pilihan makanan yang sehat.

Makanan yang terbuat dari rumput laut, nasi, sayuran, dan ikan ini memilliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi,” ujarnya.

Namun, jangan keseringan mengkonsumsi ikan, karena ikan tersebut mengandung bahan merkuri.

Calire Martin, pakar nutrisi dari California, AS, mengatakan merkuri dapat menyebabkan sakit kepala, memperlambat perkembangan, kerusakan otak serta kegagalan organ.

Kabar baiknya, tidak semua ikan terpapar dengan bahan merkuri.

Semakin tinggi posisinya pada rantai makanan, semakin besar kemungkinannya ikan tersebut akan terpapar merkuri,” ujar Martin

Jadi, ketikan ika berukuran besar yang memakan ikan lebih kecil – seperti ikan todak, tunah ahi, ikan bass dan mackerel merupakan jenis ikan yang cenderung mengandung merkuri yang tinggi.

Sebaiknya kita harus membatasi konsumsi ikan yang biasa dijadikan bahan sashimi, onogiri, atau yang lainnya,” kata Martin.

Martin mengaku telah membatasi konsumsi ikan tersebut, tidak lebih dari dua kali dalam seminggu.

Namun, menurut Martin, sushi maki sering terbuat dari jenis ikan yang merkuri yang lebih rendah, misalnya saja, salmon, kepiting, udang serta belut.

Oleh karena itu, tak masalah jika lebih sering mengkonsumsinya.

Sebagai penyeimbang nutrisi serta mengurangi asupan merkuri, Boules merekomendasikan agar kita memilih sushi dengan ikan yang mengandung merkeri yang rendah akan merkuri, seperti salmon.

Selain itu juga, kita dianjurkan untuk memilih sushi yang mengadung sayuran serta udang dan kepiting yang dimasak.

Badan pengawas obat dari makanan AS merekomendasikan agar wanita hamil untuk tidak sama sekali mengkonsumsi makanan ikan mentah.

Mengkonsumsi ikan mentah akan meningkatkan risiko keracunan karena merkuri serta penyakit bawaan yang dapat memperngaruhi ibu serta janin.

Boules juga menyarankan agar wanita hamil serta anak-anak untuk membatasi mengkonsumsi ikan.

Berdasarkan rekomendasi badan pengawas obat dan makanan AS, batas mengkonsumsi ikan yang baik adalah delapan ons perminggunya.

Wanita hamil serta anak-anak juga dianjurkan untuk menghindari ikan bermekuri tinggi.

Konsumsi ikan bagi orang dewasa dengan kondisi kesehatan yang baik, sebaiknya tak melebihi dari 12 ons perminggunya,” ujar Boules.

Boules juga menyarankan agar kita lebih berhati-hati saat memilih ikan untuk dikonsumsi.

Check Also

Kenali Tanda-Tanda Jenis Buta Warna pada Diri Kita

Tidak kebanyakan orang untuk menyadari dirinya sedang menderita buta warna, terutama pada anak-anak. Nah, untuk …