Thursday , December 13 2018
Home > Uncategorized > KASUS BLBI BIKIN NEGARA SUSAH

KASUS BLBI BIKIN NEGARA SUSAH

Awalnya Negara republik Indonesia menyangka kasus e-KTP adalah kasus korupsi  terbesar di republik iindonesia. Ternyata ada lebih parah dari apa kasus lain yang lebih banyak bikin Negara rugi, yaitu kasus skandal BLBI.

Di kasus e-KTP, Negara rugi sebesar Rp 2,3 triliun dari anggaran Rp5.9 triliun. Kasus e-KTP itu telah bergulir sejak 2011. KPK baru mengumumkan total  kerugian Negara dalam kasus ini pada 2016. Dan membuat Negara semakin banyak kerugian yang membuat Negara menjadi  lambat untuk maju.

Kerugian tersebut  merupakan kasus besar yang pernah di tangani KPK. Peneliti  ICW mengatakan:“ini   termasuk kerugian besar  bagi Negara, kerugian sebesar Rp 2.3 trilliun.dan saya tidak tahu apakah ada kasus yang lebih besar dari ini dari sisi kerugian Negara kita pada tahun 2016”. Kata peniliti ICW. Tama S Langkun. Dalam diskusi bertajuk ‘Sambar Gledek e-KTP’di Warung dan, Jakarta Pusat, sabtu (11/3/2017)

Dan ternyata nilai kerugian Negara Rp 2,3 triliun itu bukanlah rekor yang terbesar. Belakangan public kembali di segarkan ingatannya tentang kasus klasik yang telah di bicarakan sejak lebih dari satu dasawarsa lalu, yakni kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Pengertiaan BLBI adalah program pinjaman dari Bank Indonesia kepada bank-bank yang mengalami masalah pemenuhan pembayaran kewajiban, kaitannya saat terjadi krisismoneter 1998. Bank-bank yang menerima BLBI tentu harus membayar kewajiban itu, bank akan di beri surat pemenuhan kewajiban pemegang saham atau surat keterangan lunas(SKL).

Di Sinilah letak masalahnya. SKL, BLBI seharusnya di terbitkan manakala bank yang bersangkutan telah melunasi kewajibannya. Namun pada kasus BLBI yang melibatkan Bank Dagang Nasional Indonesia(BDNI), SKL di terbitkan aat pemegang saha pengendali BDNI Sjamsul Nursalim masih punya kewajiban Rp3,7 trilliun yang belum dibayarkan. Maka berubahlah Indonesia untuk Negara yang maju.

Kerugian kita itu tentu membuat Negara kita semakin lamabt untuk menjadi rakyat maju.. jadi marilah kita menghapus Negara ini untuk Negara yang maju dan juga Negara yang kuat.

Check Also

GUBERNUR BARU RBI AKAN MENGIKUTI PANDANGAN PEMERINTAH DAN PEMANGKU KEPENTINGAN LAINNYA

GUBERNUR BARU RBI AKAN MENGIKUTI PANDANGAN PEMERINTAH DAN PEMANGKU KEPENTINGAN LAINNYA

Gubernur baru Reserve Bank of India (RBI) Shaktikanta Das pada hari Rabu menjatuhkan cukup banyak …