Sunday , December 17 2017
Home > Mancanegara > KASUS SERANGAN RANSOMWARE BERASAL DARI KOREA UTARA?
KASUS SERANGAN RANSOMWARE BERASAL DARI KOREA UTARA?
KASUS SERANGAN RANSOMWARE BERASAL DARI KOREA UTARA?

KASUS SERANGAN RANSOMWARE BERASAL DARI KOREA UTARA?

Kasus Ransomeware Wannacry yang saat ini belum tuntas sepenuhnya sangatlah menghantui dunia. Kabar yang beredar di dunia saat ini juga menuduh kalo serangan ini adalah Korea Utara. Namun Serangan Ransomware wannacry ini disebut dalangnya adalah berasal dari Korea.

Korea Utara jgua sempat membatah tentang kasus yang beredar ini. Namun negeri yang merahasiakan militer dan memiliki sejarah pada peretasan besar-besaran dulu ini. Serangan dulu itu terjadi pada perusahaan Sony Picture dan kereta bawah tanah serta ponsel di Korea Selatan.

Pembocor dari pembelot juga baru-baru ini mengatakan kalau Korea Utara saat ini memiliki juga memiliki unit khusus yang tugasnya berperang di dunia maya. Unit ini bernama unit 180 yang naungannya dibawah Intelijen Utama Korea Utara.

Pembelot yang menyebarkan kabar ini bernama Kim Heung-Kwang. Pekerjaannya dulunya adalah menjadi mantan Profesor Komputer di Korea Utara, Pada saat tahun 2004 akhirnya ia membelot ke Korea Selatan. Tetapi akhirnya dirinya mempunyai kontak terpercaya di Korea Utara. Dirinya mengaku kalau Ia memiliki sumber yang berada di Pyongyang menyatakan kalau di Korea Utara saat ini membentuk tim khusus yang bernama siber 180.

Tim yang dibentuk ini merupakan bagian dari Reconnaissance General Bureau (RGB) yang disebut-sebut sebagai Mata-mata Korea yang berasal dari luar negeri. Dia juga menjelaskan kalau beberapa dari muridnya telah bergabung dengan tentara siber Korea Utara. Dan beberapa muridnya juga berhasil bekerja di perusahaan milik China juga beberapa perusahaan di Asia tenggara.

Lembaga Think Tank Centre for Strategic and Internasional Studies yang bernama James Lewis juga menyatakan kalau Korea Utara pada awal menggunakan peretasan yang menyebar ke dunia ini untuk menganggu negara Korea Selatan dan juga Amerika Serikat.

Aksi siber ini dulunya juga meretas kereta bawah tanah Korea Selatan. Sejumlah bank negera di dunia juga diretas.

Check Also

SILKAIR DAN SINGAPORE AIRLINES AKAN KELUARKAN TIKET HARGA PESAWAT YANG BARU

SILKAIR DAN SINGAPORE AIRLINES AKAN KELUARKAN TIKET HARGA PESAWAT YANG BARU

Pada tanggal 20 Januari 2018, Maskapai Singapore Airlines dan SilkAir akan mulai menagih beberapa penumpang …