Sunday , December 16 2018
Home > News > KAWASAN DI SOLO INI SUDAH MENGGUNAKAN PARKIR E-MONEY
KAWASAN DI SOLO INI SUDAH MENGGUNAKAN PARKIR E-MONEY
KAWASAN DI SOLO INI SUDAH MENGGUNAKAN PARKIR E-MONEY

KAWASAN DI SOLO INI SUDAH MENGGUNAKAN PARKIR E-MONEY

Saat ini pihak dari pemerintah Kota atau Pemkot Surakarta telah menerapkan sistem pembayaran parkir elektronik (e-parkir). Jadi memang sistem pembayaran ini sudah diterapkan di Jalan Gatot Soebroto (Gatsu). Dalam mempercepat Berjalannya sistem ini juga ada dipasang 2 mesin EDC ini , serta membagikan ratusan kartu pembayaran ini.

M Usman yang selaku Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta menyatakan kalau sistem yang diterapkan di jalan Gatot Soebroto adalah pengembangan sistem yang sudah diterapkan sebelumnya di Coyudan pada tahun lalu.

Memang kalau yang di Coyudan merupakan sistem saja dan pembayaran saat itu pun masih tunai. Tapi untuk sekarang sistem ini sudah full elektronik dan juga pembayarannya pun sudah memakai e-money. Usman yang dimintai keterangan tentang pembayaran ini pun menyatakan kalau, Pengunjung yang nantinya ingin memasuki kawasan parkir yang ada ini di kawasan pasar Singosaren dan juga Didepan Toko serba peni.

Jadi ketika parkir di kawasan ini pengujung ini harus menempakan kartu e-moneynya untuk mendapatkan struk parkir datang. Di struk ini akan berisi waktu datang. Setelah pulang pengunjung pun hanya perlu gesek kartu ini dalam pembayaran.

Karena sistem ini masih dalam tahap sosialisasi, Maka pengunjung yang tidak mempunyai kartu ini pun menggunakan kartu milik petugas. Jadi berapa biaya yang tertera, maka pengunjung hanya membayar uang tunai kepada petugas.

Dalam biaya parkir pun sudah ditentukan, Untuk di kawasan pasar Singosaren tarif parkir naik setiap 2 jam dan untuk dikawasan depan Toko Serba Peni tarifnya naik setiap 1 jam. Usman menyatakan kalau dikawasan ini adalah Zona D, Maka tarif sepeda 500 rupiah, Becak 500 rupiah, mobil taxi/pick up 2000 rupiah, bus/truck 3500 rupiah ,dan bus/truck besar 5500 rupiah.

Jadi nantinya dalam tarif ini, Pemerintah juga bekerja sama dengan Bank BRI dalam menjalankan sistem ini. Tujuan dari sistem ini pun untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Di kawasan ini sudah ada sebanyak 250 kartu yang sudah dibagikan. Kartu ini bernama BRI Brizzi e-money.

Check Also

WALHI Mendesak Walikota Bandung Menghentikan Proyek PLTSa

WALHI Mendesak Walikota Bandung Menghentikan Proyek PLTSa

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di Jawa Barat dan jaringannya mendesak Wali Kota Bandung Ridwan …