MancanegaraNews

KEBAKARAN HOTEL PHILIPPINE APA YANG TERJADI SUNGGUH MENGERIKAN

KEBAKARAN HOTEL PHILIPPINE APA YANG TERJADI SUNGGUH MENGERIKAN

Sebuah hotel di negara Philippine mengalami kebakaran dimana Empat orang tewas dan 19 orang yang ketakutan masih terperangkap oleh besarnya api kebakaran hotel besar di ibukota Filipina, Manila, Minggu, dengan beberapa orang korban selamat berhasil diamankan dari atap hotel menggunakan helikopter, kata pihak berwenang.

Api di Paviliun Manila Waterfront, kompleks hotel dan kasino, masih mengamuk enam jam setelah dimulai pada Minggu pagi, mendorong lebih dari 300 orang untuk melarikan diri dari daerah itu dan enam orang harus dibawa ke rumah sakit, kata petugas pemadam kebakaran dan kota.

Dari empat yang tewas, dua orang diidentifikasi sebagai karyawan hotel, kata kepala pengurangan risiko bencana kota Manila, Johnny Yu.

“Keduanya adalah seorang penjaga keamanan dan petugas perbendaharaan. Mereka kemungkinan terperangkap, menderita sesak napas dan dibawa ke rumah sakit tetapi dinyatakan meninggal pada saat kedatangan,” kata Yu kepada wartawan, menambahkan 19 orang hilang.

Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kebakaran itu, yang diyakini telah dimulai di kasino atau area mezzanine di hotel lantai 21 yang secara teratur menampung penduduk setempat dan orang asing, Yu menambahkan.

Responden mengirim helikopter untuk menyelamatkan orang-orang yang terperangkap di atap dan para pejabat melakukan operasi darat untuk mengeluarkan yang lainnya.

Manila adalah salah satu dari 16 kota yang membentuk Metro Manila. Kota-kota terdekat membantu memadamkan api, kata departemen pemadam kebakaran Manila.

“Ini kebakaran besar. Ada yang menghirup asap dan dibawa ke rumah sakit,” kata petugas pemadam kebakaran senior Marlon Banaag kepada AFP.

Api yang mematikan pecah secara teratur di Filipina, khususnya di daerah kumuh di mana hampir tidak ada standar keselamatan.

Yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir adalah di pinggiran kota Manila di mana 72 orang meninggal pada 2015 di sebuah pabrik yang membuat sandal karet.

Di kota selatan Davao, 38 orang tewas pada bulan Desember 2017 oleh kebakaran yang menghancurkan pusat perbelanjaan dan pusat panggilan.

Leave a Reply