Wednesday , September 19 2018
Home > Kesehatan > KEBIASAAN MELEK PADA MALAM HARI DAPAT MENINGKATKAN RESIKO DEPRESI
KEBIASAAN MELEK PADA MALAM HARI DAPAT MENINGKATKAN RESIKO DEPRESI
KEBIASAAN MELEK PADA MALAM HARI DAPAT MENINGKATKAN RESIKO DEPRESI

KEBIASAAN MELEK PADA MALAM HARI DAPAT MENINGKATKAN RESIKO DEPRESI

Sebuah studi baru yang diterbitkan di The Lancet Psychiatry mengatakan jam alami anda yang terganggu bisa meningkatkan risiko masalah suasana hati hingga 10 %,tidak larut tidak hanya buruk bagi kesehatan fisik namun juga psikologi di mana dapat memicu depresi.

Orang-orang yang lebih aktif pada larut malam dibandingkan pada siang hari dianggap telah mengalami gangguan ritme sirkadian,mereka menemukan bahwa orang yang lebih aktif di malam hari adalah antara 6 dan 10 % lebih mungkin didiagnosis dengan gangguan suasana hati seperti depresi atau gangguan bipolar.

Percaya bahawa para ilmuwan  harus lebih memerhatikan hubungan antara ritme sirkadian dan depresi,Psikiater Daniel Smith rekan penulis studi tersebut,penting untuk dicatat bahwa penelitian tersebut tidak mengatakan bahwa begadang semalam menyebabkan depresi.

Ada banyak penelitian mengenai manfaat menjadi orang pagi,meskipun masih belum pasti bahwa menjadi orang malam itu buruk bagi kesehatan mental,orang yang bangun lebih awal dan sarapan lebih seimbang cenderung tidak menunda dan lebih berhasil di tempat kerja.

Check Also

PM MALAYSIA MENDESAK PENINJAUAN HUKUMAN MATI BAGI PRIA YANG MENJUAL GANJA

PM MALAYSIA MENDESAK PENINJAUAN HUKUMAN MATI BAGI PRIA YANG MENJUAL GANJA

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada hari Selasa datang membela seorang pria yang menghadapi hukuman …