Wednesday , December 19 2018
Home > Inspirasi > KEBIJAKSANAAN DAN KEBAIKAN ALMARHUM ULAMA K.H MUHYIDDIN YANG HARUS DI CONTOH RAKYAT INDONESIA”UNGKAP WALIKOTA BANDUNG

KEBIJAKSANAAN DAN KEBAIKAN ALMARHUM ULAMA K.H MUHYIDDIN YANG HARUS DI CONTOH RAKYAT INDONESIA”UNGKAP WALIKOTA BANDUNG

Walikota Bandung M. Ridwan Kamil mengatakan bahwa kakeknya, almarhum ulama K.H. Muhyiddin, memiliki banyak kebijaksanaan, khususnya yang berkaitan dengan kebaikan dan hubungan manusia, yang bernilai menyebar di kalangan orang.

Muhyiddin adalah orang yang mendirikan pesantren Pagelaran (pesantren), yang cabang-cabang yang tersebar di seluruh provinsi Jawa Barat.

Pondok pesantren itu sendiri didirikan di Kabupaten Subang oleh Muhyiddin sekitar tahun 1880. Sejalan dengan suasana sosial-politik saat itu, pesantren juga didirikan di Sumedang dan bagian lain dari provinsi Jawa Barat.

Pondok pesantren memberikan kontribusi signifikan terhadap perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan dari penjajah. Pagelaran sekolah asrama di Subang, misalnya, pernah menjadi base camp gerakan Hizbullah melawan penjajah bangsa baru jadi ini.

“Kami harus ingat semangat juang rumah kos, membawanya ke masa kini, di mana pesantren harus tetap aktif dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa,” kata Ridwan.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kebijaksanaan kakeknya dan perilaku teladan harus dicontoh oleh masyarakat.

“Saya juga berharap bahwa perilaku yang patut dicontoh dapat menginspirasi generasi yang akan datang. Dia percaya bahwa manusia bisa lebih berguna [bagi manusia sesama] jika mereka terlibat dalam kegiatan kreatif dalam hidup mereka,”kata Ridwan saat kongres ketiga dari manajemen pesantren lembaga koordinasi Pagelaran Islam di Bandung, Jawa Barat.

Menurut Ridwan, ia telah menyaksikan contoh-contoh konkret yang menunjukkan bahwa keyakinan kakeknya benar-benar berdering benar dalam kehidupan kita sehari-hari.

kemurahan hati kami dalam berbagi pengetahuan dan mempertahankan hubungan kita dengan manusia lain hanya akan membawa kita untuk mengalami lebih banyak kebaikan, yang tak terbatas di alam,”katanya.

Dengan menyebarkan kebaikan kepada manusia lain, kami benar-benar meninggalkan jejak kaki yang akan diingat oleh orang lain, bahkan lama setelah kami telah meninggal.

Dalam rangka mempertahankan warisan perilaku teladan kakeknya, walikota mengatakan ia bermimpi mendirikan sebuah pesantren Pagelaran di Bandung, sebagai lembaga yang akan melestarikan nilai-nilai besar di antara orang-orang muda.

“Kami memiliki begitu banyak lahan di Bandung yang kita dapat memanfaatkan. Sebagai walikota, saya telah memfasilitasi kegiatan berbagai organisasi massa, agama dan non-agama. Jika kita mampu mengelola kegiatan ini positif, banyak orang akan menanggapi inisiatif ini secara antusias,

Check Also

Militer Yogyakarta untuk Menyaring G30 S PKI Film di Sekolah, Desa

Militer Yogyakarta untuk Menyaring G30 S PKI Film di Sekolah, Desa

Militer Yogyakarta berencana untuk mengadakan Nonton bersama dengan pemutaran film Pengkhianatan G30 S PKI (Pengkhianatan …