Thursday , February 22 2018
Home > Politik > KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN
KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN
KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN

KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN

SARANANKRI – KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN. Pertumbuhan perekonomian Jawa Timur di zaman kepemimpinan Gubernur Jawa Timur yang tidak lain adalah Soekarwo dengan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf secara Nasional sangatlah membaggakan , sebab pertumbuhan perekonomian Nasional yang ada di sana di atas rata rata.

Pada Tahun 2017 , Pertumbuhan Ekonomi yang terdapat di Jawa Timur telah mencapai 5.21 Persen , di lanjutkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya mencapai 5.2 persen. 

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang ada di Jawa Timur saat ini masih dalam keadaan stabil. Meskipun begitu , ada hal yang perlu diketahui yakni mengenai Faktor Inflasi. .

Inflasi saat ini masih memiliki pengaruh terhadap para masyarakat yang kurang mampu atau kata lain masyarakat yang masih tergolong miskin. Sebab yang langsung bersentuhan lebih banyak dibandingkan dengan masyarakat yang kurang mampu.

“Namun , yang pertama kali akan mendapatkan pengaruh untuk merasakan Inflasi tersebut yakni orang orang yang kurang mampu,” ujar Gus Ipul saat menghadiri Coffe Morning Proses Ekonomi Jawa Timur 2018 , Rabu 17 Januari 2018 di Surabaya.

BACA JUGA : PERMINTAAN SANDIAGA KEPADA POLDA METRO JAYA MENGENAI KASUS PENGGELAPAN TANAH

Menurut sang Calon Gubernur Jawa Timur ini , Gejalan Inflasi yang ada di Jawa Timur tersebut merupakan hal yang cukup menarik yakni pertumbuhan inflasinya lebih tinggi di desa di bandingkan dengan Kota. Hal tersebut disebabkan oleh produsen yang telah menjadi konsumen.

“Petani menjual produknya ke kota , setelah itu petani membeli beras baru ke kota atau beras yang berasal dari kota untuk masuk ke desa,” jelasnya.

Gus Ipul menyatakan bahwa Inflasi tersebut saat ini masih sedang di perhatikan dan saat ini pihaknya juga sedang melakukan penelitian.

“Namun , secara umum pertumbuhan ekonomi saat ini masih terkendali dan hal tersebut tidak memiliki masalah , termasuk mengenai pemasukan beras,” ujar sang Mantan Ketua Umum GP Ansor.

Untuk penaksiran sendiri , Secara Nasional Jawa Timur sudah berada di bawah rata rata. Namun ada yang perlu di pahami serta menjadi pekerjaan rumah (PR) yakni ada dua yaitu mengenai masalah kemiskinan yang saat ini sedang di alami oleh Jawa Timur dengan tingkat kemiskinan 11 persen.

BACA JUGA : BEBERAPA HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN WANITA HAMIL SAAT OLAHRAGA

“Jumlah penyajian tersebut akan menjadi target dalam Tahun 2018 , Target tersebut di perlukan guna untuk menekan angka kemiskinan yang seharusnya turun hingga menjadi 9 atau 10 persen,” jelasnya.

Untuk masalah yang kjedua , Gus Ipul menyatakan bahwa masalah pertumbuhan Industri juga masih harus dalam pengawasan pihak pemerintah.

“Optimalnya pertumbuhan industri tersebut harus berada di atas pertumbuhan ekonomi. Sementara untuk pertumbuhan yang ada di Jawa Timur , Pertumbuhan Industri berada di bawah pertumbuhan ekonomi kita yakni berada di bawah 4 persen lebih,” ungkap Gus Ipul.

Cicit KH Bisri Syansuri ini berharap agar di Tahun 2018 sektor industri tersebut bisa meningkat lebih tinggi dari target dan mampu mengejar pertumbuhan ekonomi yang ada.

“Caranya yakni dengan meningkatkan dunia industri melalui sektor UMKM,” jelas Bisri Syansuri.

Check Also

BEBERAPA BARANG BELANJAAN ONLINE YANG MASUK DALAM DAFTAR PARA IBU

BEBERAPA BARANG BELANJAAN ONLINE YANG MASUK DALAM DAFTAR PARA IBU

SARANANKRI – BEBERAPA BARANG BELANJAAN ONLINE YANG MASUK DALAM DAFTAR PARA IBU. Belanja Online dapat di …