Friday , December 15 2017
Home > Mancanegara > KEKEJAMAN IMIGRASI MALAYSIA TERBONGKAR

KEKEJAMAN IMIGRASI MALAYSIA TERBONGKAR

SARANANKRIKejam nya pemerintah Malaysia terhadap pengungsi dan pencari suaka. Menurut catatan Komisi Pemantau Pengungsi Perserikat Bangsa-Bangsa ( PBB ), sudah dua lusin orang meninggal akibat kekejaman pemerintah Malaysia ini di Pusat Rumah Tanhanan Imigrasi Malaysia sejak 2015.

Menurut laporan dilihat dari laman The Guardian, para pengungsi dan pencari suaka dipaksa tinggal dengan kondisi serba terbatas, ruangan yang sempit, serta kekurangan air, obat-obatan dan makanan. Dari beberapa orang yang berhasil keluar dan di wawancarai, mereka juga mengatakan bahwa sampai satu ada seorang rekan nya meninggal di tahan. Dan kebanyakan karena penyakit, tapi ada juga yang di siksa.

“Mereka cuma memberi kami air dalam gelas kecil bersamaan dengan makanan yang di antarkan. Kalau sudah sangat haus kami terpaksa harus minum air dari toilet.” ujar salah satu pengungsi Rohingya, Mouyura Begum.

BACA JUGA : MALAYSIA TERKENA RANSOMWARE WANNACRY

Mouyura ditahan lebih dari satu tahun di Detensi Imigrasi Belantik. Dan dia yang membeberkan bagaimana sikap para penjaga Imigrasi Belantik.

“Penjaga datang hanya saat ada salah satu dari tahanan yang mau meninggal. Dan kalau kami meminta izin untuk ke rumah sakit, maka kami akan di pukuli oleh penjaga,” ujar Mouyura.

Dari mereka yang meninggal kebanyakan berasal dari Myanmar. Tapi, jumlah itu tidak dari sel tahanan kami saja. Namun dari 17 lokasi penahanan Imigrasi lainnya juga.

Mantan penghuni detensi mengaku mereka bisa mendekam berbulan-bulan sampai bertahun-tahun, dan menunggu permohonan status pengungsi keluar dan menghindari deportasi. Rata-rata mereka akan di tahan sampai 16 bulan.

“Kematian ini tidak bisa di cegah. Salah satu cara menanganinya Malaysia harus berhenti memperlakukan pengungsi seperti seorang penjahat.” ujar Direktur Eksekutif lembaga nirlaba Fortify Rights, Amy Smith.

BACA JUGA : 20 Mei 1883: AWAL KRAKATAU TERKENA BENCADA BESAR

 

Menurut Kementrian Dalam Negeri Malaysia ada sekitar 161 orang yang meninggal sepanjang tahun 2014 sampai 2016 di tahanan Imigrasi.

” Hal inilah yang ditutupi Pemerintah,” kata Wakil Ketua Dewan Komite Hak Asasi Manusia Malaysia, Andrew Khoo.

Kebanyakan dari mereka adalah pengungsi dan pencari suaka di Malaysia dan berasalah dari Rohignya, Myanmar. Tetapi, hukum di Malaysia memperbolehkan pedatang asing ilegal di tahan tanpa batas selama diperlukan.

Komisi Hak Asasi Manusia Malaysia, SUHAKAM, menyatakan telah mengajukan permintaan otopsi buat orang-orang dicurigai meninggal tak wajar di detensi Imigarsi.

Check Also

POLISI SUDAH MENERBITKAN SURAT PENANGKAPAN UNTUK RIZIEQ SHIHAB

POLISI SUDAH MENERBITKAN SURAT PENANGKAPAN UNTUK RIZIEQ SHIHAB

SARANANKRI Polisi sudah menerbitkan surat penangkapan untuk Rizieq Shihab setelah Rizieq Shihab ditetapkan menjadi tersangka kasus …