News

Kemenangan Prabowo-Sandi di Bogor Ditolak Massa

Upaya sebuah penurunan baliho yang sudah berukuran besar yang bergambar prabowo sandiaga uno di jalan raya limusnunggal kecamatan cileungsi kabupaten bogor karena bisa ditolak massa baliho tersebut masih bisa terpasang hingga hari ini.abet adalah salah satu seorang warga yang mengatkan bahwa sebuah upaya pencopotan baliho akan bisa dilakukan oleh pihak KPU satpol pp yang dibantu oleh seorang pihak kepolisian upaya sebuah penurunan akan bisa dilakukan sejak hari senin siang .namun dengan sebuah upaya petugas akan bisa ditolak dan dihalangi dengan relawan yang hingga bisa berujung cekcok mulut upaya yang terus dilakukan hingga malam hari namun massa pendukung prabowo dan sandiaga uno akan bisa terus berdatangan dan baliho akan gagal dicopot.sejak senin siang kemarin lanjut abet sebuah upaya akan bisa terus dilakukan oleh seorang pihak KPU dan kepolisian namun sejak siang itu relawan pendukung prabowo akan bisa terus berdatangan dan bisa menolak baliho untu prabowo bisa diturunkan.pokoknya banyak yang datang tidak tahu dari mana saja yang pasti ada di luar kelihatanya ada yang dari bekasi juga jadi akan terus ramai sampai jam 11 malam polisi dan satpol PP akan mundur.

Abet menyebutkan bahwa baliho yang berukuran besar tersebut sudah terpasang di pinggiran jalan raya lalu baliho tersebut berisi dengan sebuah tulisan ucapan terima kasih kepada warga cileungsi untuk sebuah kemenangan prabowo subianto sebagai presiden dipasangnya sudah dari minggu siang dipasang di pinggir jalan di depan sebuah perumahan pertama regenci manfaatin bekas baliho iklan perumahan tersebut kan sudah kosong terus dipasangin baliho prabowo hingga pagi ini baliho ucapan terima kasih untuk warga atas sebuah dukungan untuk pasangan prabowo sandi itu masih saja terpasang hanya ada bebera[a relawan prabowo dan sandiaga yang berjaga.sementara kapolsek menyebutkan sebuah aksi penolakan atas hal tersebut sebagaiman yang sudah diketahui baru akan bisa dengan mengumumkan sebuah hasil pemilu tersebut kedua buku tersebut saling bisa mengklaim sebuah kemenangan tersebut dengan memaparkan sebuah hasil quick count yang mayoritas lembaga survei sedangkan pada kubu prabowo mengklaim menang dengan sebuah hitungan real count internal tersebut.


Leave a Reply