Saturday , November 17 2018
Home > Inspirasi > KENAPA BAYI BISA TERSENYUM SAAT DIA TERTIDUR
KENAPA BAYI BISA TERSENYUM SAAT DIA TERTIDUR
KENAPA BAYI BISA TERSENYUM SAAT DIA TERTIDUR

KENAPA BAYI BISA TERSENYUM SAAT DIA TERTIDUR

KENAPA BAYI BISA TERSENYUM SAAT DIA TERTIDUR – Beberapa mitos menyebutkan bahwa bayi tersenyum saat tidur karena dsedang di ajak main atau bercanda dengan makhluk halus. Tak jarang hal ini membuat orang tua takut dan cemas. Jika ini terjadi juga pada si kecil, anda tak perlu cemas. Tersenyum saat tidur itu merupakan watak si kecil, bahwa ada penjelasan ilmiahnya, mengapa si kecil sering tersenyum saat tertidur lelap?

Sebenarnya, beberapa minggu awalsetelah persalinan,senyum nyang dimiliki bayi muncul bukan karena mereka merespon sesuatu atau sedang merasa senang. Hal ini adalah reflek alami yang di miliki setiap bayi.

Ya, kondisi ini disebut dengan neonatal smiling, yaitu ketika bayi baru lahir spontan tersenyum, bukan karena apapun. Reflek senyum itu sudah di miliki setiap bayi sejak mereka do dalam Rahim yang berasal dari rangsangan bagian subkortikal otak.

KENAPA BAYI BISA TERSENYUM SAAT DIA TERTIDUR

Nah, senyum ini juga spontan terjadi ketika si kecil sedang terlelap dalam tidurnya. Apalagi, jika bayi sedang mengalami tahapan tidur REM. Pada tahap ini, bayi akan tertidur pulas dan kegiatan rangsangan otak akan meningkat termasuk pada bagian subkortikal.

Maka itu, kita akan sering melihat bayi tersenyum saat tidur ketika awal-awal minggu kelahirannya. Namun seiring bertambah nya usia, respon senyum ini akan berkurang.

Jika bayi sudah memasuki usia 2 bulan, maka senyum yang dimilikinya tidak lagi spontan yang berasal dari rangsangan otak. Bayi akan mulai tersenyum akibat merespon berbagai hal yang ia lihat, tentu saja senyum tersebut merupakan hasil dari respon emosional nya.

BACA JUGA : PELAKU PEMBEGALAN SEMAKIN KEJI KORBAN PEMBEGALAN DI PERKOSA

Pada usia ini, otak bayi berkembang, penglihatan nya mulai membaik, dan mulai mengenali wajah orang di sekitarnya. Bayi juga akan menanggapi rangsangan suara yang muncul, seperti suara ibu, ayah, atau mainan nya. Tanggapan yang diberikan bayi ini adalah senyuman.

Seiring meningkatnya kemampuan bayi merespon rangsangan dari lingkungannya, rangsangan bagian subkortikal otak mulai berkurang. Semakin besar usianya, kita juga akan semakin jarang melihat senyum nya saat tidur.

Saat bayi memasuki usia 5-6 mereka memiliki berbagai bentuk senyuman hingga tertawa serta menunjukan emosinya, yaitu bahagia, senang, dan ketertarikan akan sesuatu hal. Selanjut nya memasuki usia 7-8 bulan bayi semakin aktif berinteraksi. Bukan memberikan respon berupa senyuman, bayi mulai bayak memberikan respon audio dengan mengeluarkan suara kecilsambil tersenyum.

Senyum adalahsalah satu tanda dariperkenbangan si kecil. Bayi yang tersenyum menandakan bahwa ia sudah mengalami perkembangan emosional dan mampu melihat secara jelas lingkungan disekitar nya. Maka itu, jika si kecil sudah berusia di atas dua bulan tapi tak kunjung menunjukkan senyum nya. Anda mungkin perlu curiga. Mungkin saja hal ini menandakan adanya gangguan pada perkembangan si kecil. Untuk mengetahui kondisi nya secara pasti, konsultasikan hal ini pada dokter anak.

Check Also

IBU PERGI JEMPUT KAKAK PULANG SEKOLAH ADIK TEWAS KETIKA DITINGGALKAN

IBU PERGI JEMPUT KAKAK PULANG SEKOLAH ADIK TEWAS KETIKA DITINGGALKAN

IBU PERGI JEMPUT KAKAK PULANG SEKOLAH ADIK TEWAS KETIKA DITINGGALKAN – Bencana banjir di Kabupaten …