NewsPolitik

KITA AKAN MELIHAT DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN DI HARI MINGGU

KITA AKAN MELIHAT DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN DI HARI MINGGUKITA AKAN MELIHAT DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN DI HARI MINGGU

KITA AKAN MELIHAT DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN DI HARI MINGGU – Ketua senior ulama dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muslim Ma’ruf Amin akan berhadapan dengan mantan wakil gubernur DKI Jakarta Bapak Sandiaga Uno pada hari Minggu dalam debat calon wakil presiden pertama dan satu-satunya.

Performa Ma’ruf Amin dalam debat pertama, ketika ia dipasangkan dengan Presiden Joko Widodo atau Pak Jokowi, kurang menginspirasi, karena ia berbicara paling sedikit dari empat debat.

Beberapa saat ketika dia menahan diri untuk tidak menambahkan tanggapan dari Bapak Jokowi, hanya mengatakan “Saya tidak punya apa-apa untuk ditambahkan”, menjadi viral, menarik beberapa ejekan tetapi juga simpati.

Jajak pendapat juga menunjukkan bahwa Kiai Ma’ruf Amin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap elektabilitas Pak Jokowi, yang telah berkisar sekitar 53 hingga 58 persen sejak awal tahun 2018, sebelum pengumuman Ma’ruf sebagai pasangannya.

Pejabat kampanye Jokowi-Ma’ruf membela kinerja Ma’ruf dengan mengatakan bahwa ia sengaja dilemparkan ke dalam “peran pendukung” untuk membiarkan Jokowi mendapat sorotan.

Ini adalah pemilihan presiden, jadi kami harus fokus pada kandidat yang sebenarnya, kata ketua tim kampanye Pak Jokowi, Bapak Erick Thohir, baru-baru ini. Ia menambahkan bahwa Ma’ruf Amin menyumbangkan jawaban untuk pertanyaan tentang terorisme karena ia memiliki pengalaman dalam menangani masalah tersebut sebagai kepala MUI.

Direktur komunikasi politik kampanye Jokowi, Bapak Usman Kansong mengatakan bahwa berada di atas panggung sendirian akan memberi Ma’ruf lebih banyak kebebasan untuk mengomunikasikan idenya.

KITA AKAN MELIHAT DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN DI HARI MINGGU – Dalam debat pertama, Pak Ma’ruf diposisikan sebagai ‘orang kedua’, kata Pak Usman kepada pernyataan tertulis pada hari Rabu, 13 Maret 2019. Dalam debat mendatang, dia tidak perlu berbagi waktu di layar dan akan dapat berbagi keahliannya.

Usman Kansong juga mengatakan dia tidak khawatir tentang perbandingan yang tidak menguntungkan antara Ma’ruf Amin, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-76 pada hari Senin, dan citra muda PAk Sandiaga.

Sebenarnya, kami ingin menonjolkan personanya sebagai orang yang senior, seorang ulama dan seorang kiai, katanya. Kami ingin dia terus mengenakan sarungnya, bukan berganti ke celana jeans.

Dia menambahkan bahwa dia yakin Ma’ruf Amin akan menunjukkan pada hari Minggu bahwa dia tidak bisa diremehkan.

Pak Jokowi diremehkan pada tahun 2014, orang-orang berpikir dia akan berkinerja buruk dalam debat dibandingkan dengan Prabowo Subianto. Tetapi pada akhirnya, dia melakukannya dengan baik dan memenangkan pemilihan, katanya. Pak Ma’ruf akan melakukan hal yang sama.

Usman juga membantah bahwa Ma’ruf Amin tidak berpengaruh pada pemilihan Jokowi.

Baca Juga : KELOMPOK AGAMA INDONESIA MENYERUKAN AGAR TETAP TENANG SETELAH SERANGAN TEROR TERJADI

KITA AKAN MELIHAT DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN DI HARI MINGGU – Mungkin lembaga survei lain belum dapat menangkapnya, tetapi jajak pendapat internal kami menunjukkan bahwa Pak Ma’ruf telah membantu kami mendapatkan tempat yang signifikan di Banten dan Jawa Barat, yang hilang di Pak Jokowi pada tahun 2014, katanya.

Kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sementara itu, telah berusaha untuk melawan persepsi bahwa Ma’ruf Amin hanyalah seorang ulama tua yang baik hati.

Yang benar adalah Pak Ma’ruf telah berkecimpung di dunia politik sejak tahun 70-an, kata juru bicara kampanye Pak Prabowo, Bapak Andre Rosiade dalam sebuah diskusi tentang debat di Jakarta Pusat, pada hari Kamis.

Pak Ma’ruf Amin akan datang ke perdebatan bukan sebagai ulama, tetapi sebagai politisi yang telah bertugas di Dewan Legislatif Daerah (DPRD) Jakarta dan Dewan Perwakilan Rakyat. Dia adalah politisi ulung.

KITA AKAN MELIHAT DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN DI HARI MINGGU – Andre menunjuk fakta bahwa Ma’ruf Amin mendapat anggukan sebagai calon wakil presiden Jokowi di depan mantan hakim agung Mahkamah Konstitusi Bapak Mahfud MD, yang dianggap sebagai kunci untuk posisi itu, sebagai bukti lebih lanjut dari kepandaian politik ulama.

Para analis telah mengatakan bahwa debat tersebut memiliki potensi untuk menjadi menarik, mengingat bahwa kedua kandidat akan berhadapan untuk pertama kalinya, tidak seperti Jokowi dan Prabowo, yang telah berhadapan muka sebelum tahun 2014.

Kedua kandidat wakil presiden sama-sama pemula di tingkat ini, jadi ini menciptakan lebih banyak antusiasme di antara pemilih, analis politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan pada hari Kamis. Penjajaran antara kedua kandidat juga membuatnya menarik.

Saya pikir sementara Kiai Ma’ruf Amin tidak banyak bicara, jawabannya dalam debat pertama sangat bagus dan logis, kata pakar komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Jika Ma’ruf Amin dapat melakukan kejutan, itu mungkin memiliki dampak besar pada elektabilitas Pak Jokowi. Dia seharusnya tidak diremehkan.

Leave a Reply