NewsPolitik

Komentar Prabowo Menggosok Dems Dengan Cara Yang Salah

Komentar Prabowo Menggosok Dems Dengan Cara Yang SalahKomentar Prabowo Menggosok Dems Dengan Cara Yang Salah

Komentar Prabowo Menggosok Dems Dengan Cara Yang Salah – Seorang pejabat tinggi Partai Demokrat telah mengecam calon presiden Prabowo Subianto atas komentarnya di mana ia menyalahkan penyakit ekonomi bangsa pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya.

Prabowo membuat pernyataan itu saat debat di televisi dengan saingannya, Pak Jokowi. Pak Prabowo mengatakan ekonomi Indonesia berada di jalur yang salah, tetapi dengan cepat menambahkan bahwa, “Saya tidak menyalahkan Anda Pak Jokowi. Ini adalah kesalahan besar presiden sebelum Anda. Itu pendapat saya.

Wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat, Bapak Rachland Nashidik mempertanyakan pernyataan itu di Twitter. Pak Prabowo, dengan siapa kamu berdebat? Mengapa Pak SBY menjadi sasaran? ”Ia tweeted, merujuk pada pemimpin Partai Demokrat dan mantan presiden Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, yang menjabat sebagai presiden dari tahun 2004 hingga 2014.

Sementara itu, politisi Partai Demokrat, Bapak Ferdinand Hutahaean meninggalkan tempat perdebatan di Hotel Sultan di Jakarta pada hari Sabtu tak lama setelah Prabowo membuat pernyataan.

Komentar Prabowo Menggosok Dems Dengan Cara Yang Salah – Ferdinand bergegas keluar dari venue untuk mengetahui bahwa seorang anggota partai telah ditolak masuk ke venue. Ferdinand bertemu dengan anggota tersebut dan memeluknya, tetapi kepala divisi advokasi dan hukum Partai Demokrat tidak kembali ke dalam.

Perut saya sakit, katanya kepada awak media, pada hari Sabtu malam, 13 April 2019.

Ketika ditanya oleh awak media apakah dia tersinggung dengan pernyataan itu, dia memberikan jawaban yang tidak jelas. Mungkin Pak Prabowo merujuk pada presiden California.

Partai Demokrat adalah bagian dari aliansi partai-partai yang mendukung upaya pemilihan presiden Prabowo Subianto. Hubungan antara Prabowo dan Yudhoyono telah terjalin dalam beberapa bulan terakhir. Baru-baru ini, Yudhoyono mengkritik kampanye kampanye Prabowo, yang ia gambarkan sebagai “terlalu eksklusif” dan berbau “politik identitas”.

Namun Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa Partai Demokrat akan tetap dalam koalisi mendukung tiket Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Leave a Reply