Wednesday , December 19 2018
Home > News > Komisi Pemberantasan Korupsi Menggunakan Media Sosial untuk Mencegah Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi Menggunakan Media Sosial untuk Mencegah Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi Menggunakan Media Sosial untuk Mencegah Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi Menggunakan Media Sosial untuk Mencegah Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan media digital sebagai sarana untuk membuat publik sadar akan segala informasi tentang korupsi dan agensi itu sendiri.

Badan anti-korupsi menggunakan media digital, antara lain untuk menerbitkan laporan tahunan yang disampaikan kepada presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menginformasikan hasil audit keuangan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta akuntabilitas publik yang dilakukan melalui media arus utama, baik online, cetak, atau radio.

Komisi Pemberantasan Korupsi juga menggunakan media sosial, seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan Youtube. “Kami memaksimalkan penggunaan semua media. Kami memiliki cukup banyak pengikut di Twitter, sekitar 2,5 juta akun, ”kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, 5 Desember.

BACA JUGA : SANDIAGA KURAS HARTA UNTUK KAMPANYE PILPRES 2019

Komisi Pemberantasan Korupsi memaksimalkan penggunaan media sosial untuk mengundang banyak pihak untuk terlibat atau setidaknya memahami tentang korupsi, bagaimana terlibat dalam mencegah korupsi, dan bagaimana menghindari korupsi. “Kami telah merencanakan materi yang akan diterbitkan setiap hari,” katanya.

Publik juga dapat menggunakan media digital untuk melaporkan kejahatan korupsi sebagai partisipasi dalam membantu Komisi Pemberantasan Korupsi dalam memberantas korupsi yang ada di Indonesia.

Check Also

Militer Yogyakarta untuk Menyaring G30 S PKI Film di Sekolah, Desa

Militer Yogyakarta untuk Menyaring G30 S PKI Film di Sekolah, Desa

Militer Yogyakarta berencana untuk mengadakan Nonton bersama dengan pemutaran film Pengkhianatan G30 S PKI (Pengkhianatan …