Tuesday , June 19 2018
Home > Kesehatan > KONSUMSI MINUMAN SODA BERESIKO SEBABKAN STROKE

KONSUMSI MINUMAN SODA BERESIKO SEBABKAN STROKE

Minuman soda dalam kemasan memang sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh, karena mengandung bahan kimia dan pemanis buatan. Minuman soda juga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti kandungan gula dalam darah meningkat, obesitas, dan banyak lainnya. Minuman soda diet juga memiliki efek yang sama, namun ada sebagian orang memiliki penilaian tersendiri tentang minuman soda diet.

Dan konsumsi minuman soda beresiko sebabkan stroke, walaupun soda diet dianggap memiliki kandungan gula yang jauh lebih rendah dari minuman soda lainnya. Sehingga banyak sekali orang mengkonsumsi nya dalam jumlah yang besar, tanpa memikirkan efek samping nya. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Boston University mengatakan bahwa jika seseorang memiliki aktivitas mengkonsumsi minuman soda diet secara berlebih maka akan menimbulkan stroke dan demensia.

Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 4.400 orang menyatakan bahwa minuman yang mengatasnamakan minuman diet, ternyata masih sama mengandung gula, bahkan kandungan gula di dalam nya dapat menyebabkan stroke dan demensia. Lalu mengapa minum diet tersebut dapat menyebabkan stroke dan demensia?berikut penjelasannya: Pada dasar nya minuman soda diet menggunakan pemanis jenis aspartam dan sakarin.

Dan bahan pemanis tersebut dapat menyebabkan pembuluh darah terpengaruh dan dalam jangka panjang pengomsunsian dapat menyebabkan stroke dan demensia. Dan hasil dari penelitian tersebut juga sudah di publikasikan bahwa minuman soda diet memang tidak benar-benar membuat berat badan kamu menurun. Dan hasil penelitian tersebut yang kini menjadi salah satu alasan para ilmuwan dan para ahli gizi untuk menyarankan kepada semua orang untuk tidak mengkonsumsi minuman dengan pemanis buatan.

Para ilmuwan dan ahli kesehatan justru menyarankan untuk memperbanyak mengkonsumsi air putih, demi menjaga kesehatan tubuh kita. Dan sampai saat ini para ilmuwan dan pakar kesehatan dari Boston University terus melakukan penelitian, dengan melihat seberapa seringkah seseorang mengkonsumsi minuman soda diet.

Check Also

KPK : WALIKOTA BLITAR TERIMA DANA SUAP SEBESAR Rp 1,5 M

KPK : WALIKOTA BLITAR TERIMA DANA SUAP SEBESAR Rp 1,5 M

SARANANKRI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar menerima Rp1,5 miliar …