MancanegaraNewsPolitik

KOREA UTARA DISEBUT MASIH MEMPRODUKSI URANIUM UNTUK SENJATA NUKLIR

KOREA UTARA DISEBUT MASIH MEMPRODUKSI URANIUM UNTUK SENJATA NUKLIRKOREA UTARA DISEBUT MASIH MEMPRODUKSI URANIUM UNTUK SENJATA NUKLIR

KOREA UTARA DISEBUT MASIH MEMPRODUKSI URANIUM UNTUK SENJATA NUKLIR – Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum lama ini mengklaim rezim Kim Jong-Un di Korea Utara tidak lagi mengancam nuklir setelah sepakat melakukan denuklirisasi dalam pertemuan bersejarah dirinya di Singapura 12 Juni lalu. Meskipun dalam tujuh bulan terakhir Pyongyang tidak meluncurkan rudal atau melakukan uji coba nuklir, laporan terbaru menyebutkan bahwa Korea Utara diduga terus melakukan pengayaan uranium yang bias digunakan sebagai salah satu senjata pemusnah massal itu.

Baca juga ; BIARPUN KALAH PILGUB DEDI MULYADI AKAN TETAP MEMBANTU WARGA JABAR

Produksi Uranium yang diperkaya isotopnya itu diduga dilakukan di sejumlah lokasi rahasia dalam beberapa bulan terakhir. Informasi ini sendiri didasarkan pada penilaian inteljen AS terbaru, menyusul adanya sejumlah publikasi foto satelit CNN pada awal pecan ini yang menunjukan perluasan kerja di lokasi penelitian nuklir yang ada di Korea Utara.

KOREA UTARA DISEBUT MASIH MEMPRODUKSI URANIUM UNTUK SENJATA NUKLIR – Laporan tersebut dibenarkan oleh sejumlah pejabat yang akrab yang akrab dengan penilaian inteljen, seperti yang dilaporkan oleh NBC News. “Tidak ada bukti bahwa mereka mengurangi stok (uranium), atau bahwa mereka telah menghentikan produksinya,” kata seorang pejabat kepada NBC, seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (30/6). “Ada bukti yang kuat bahwa mereka mencoba untuk menipu AS.

Sudah lama diduga bahwa Korea Utara telah mendirikan pabrik pengayaan uranium di setidaknya satu situs rahasia yang terpisah dari kompleks Yongbyon. Seorang pejabat intelijen lain kepada NBC News mengatakan adanya hal yang berusaha disembunyikan oleh rezim Kim Jong-un. “Untuk menipu kami tentang jumlah fasilitas, jumlah senjata, jumlah rudal,” kata dia.

KOREA UTARA DISEBUT MASIH MEMPRODUKSI URANIUM UNTUK SENJATA NUKLIR – Segera setelah citra satelit menunjukan perbaikan yang cepat di fasilitas riset nuklir di Yongbyon, lebih sulit lagi bagi Donald Trump untuk melakukan klaim bahwa pertemuannya dengan Kim Jong-un di Singapura pada bulan ini berhasil dilakukan. Tidak satu pun dari janji yang diklaim oleh Donald Trump akan diwujudkan oleh Kim Jong-un. Penghancuran semua situs uji coba mesin rudal dan pemulangan jenazah tentara AS yang tewas dalam perang Korea telah terbukti sejauh ini.

Pernyataan bersama yang ditandatangani oleh Donald Trump dan Kim Jong-un di Singapura juga tidak terperinci. Korea Utara berjanji ‘mewujudkan denuklirisasi’ yang sejatinya sudah menjadi kebijakan teoritis Pyongyang sejak 1992. Rezim tersebut bisa jadi menafsirkannya sebagai proses bersama jangka panjang di mana AS juga akan melucuti senjata nuklirnya.

Leave a Reply