Monday , October 22 2018
Home > News > KPK Geledah Kantor Pemkab Malang Dan Sita Dokumen Pengaduan Korupsi
KPK Geledah Kantor Pemkab Malang Dan Sita Dokumen Pengaduan Korupsi
KPK Geledah Kantor Pemkab Malang Dan Sita Dokumen Pengaduan Korupsi

KPK Geledah Kantor Pemkab Malang Dan Sita Dokumen Pengaduan Korupsi

KPK Geledah Kantor Pemkab Malang Dan Sita Dokumen Pengaduan Korupsi – KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) melakukan penggeledahan di rumah pribadi milik Bupati Malang, Rendra Kresna. Sekitar pukul 20.30 Wib, dua unit mobil dengan kaca yang tertutup rapat meninggalkan Kantor Pemkab Malang di Jalan Agus Salim, Kota Malang. Mobil berjenis Toyota Inova dan Toyota Hiace itu meninggalkan lokasi setelah melakukan penggeledahan pada ruang kerja Bupati Rendra.

Dari hasil penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dari ruang kerja Bupati Malang, Rendra Kresna. Barang bukti tersebut diantaranya berupa dokumen kepegawaian, tagihan dana kampanye dan pengaduan masyarakat tentang korupsi. “Ada beberapa barang bukti yang diambil. Saya menandatangani berita acara penggeledahan, berita acara barang bukti, STPBB, itu yang saya tandatangani,” kata Rendra Kresna usai penggeledahan ruang kerjanya di Pendopo Pringitan Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim Kota Malang, Senin (8/10).

KPK Geledah Kantor Pemkab Malang Dan Sita Dokumen Pengaduan Korupsi – “Itu dokumen, ada dokumen kepegawaian, beberapa surat pengaduan dari masyarakat diambil di ruang kerja bupati,” sambungnya.

Rendra mengaku tidak mengetahui barang bukti yang sedang dicari oleh KPK. “Kalau di sini hanya di ruang kerja saya saja. Kalau detailnya silakan tanya ke KPK,” katanya. Barang bukti yang dibawa oleh KPK dijelaskan Rendra, juga berupa dokumen pengaduan berupa tagihan biaya kampanye. Tagihan tersebut disebut sebagai klaim dari kelompok tertentu yang mengaku telah mengeluarkan biaya kampanyenya.

KPK Geledah Kantor Pemkab Malang Dan Sita Dokumen Pengaduan Korupsi – “Tentang tagihan biaya kampanye waktu periode kedua, sempat ramai, tahun itu ada yang mengatasnamakan kelompok tertentu menagih kepada saya. Saya tidak menjawab dan tidak memberikan, karena saya tidak pernah melakukan kerja sama atau terikatan melakukan kegiatan-kegiatan kampanye, yang kemudian mengklaim menghabiskan dana sekian itu,” jelasnya.

Selain itu ada juga dokumen dari pengaduan masyarakat tentang adanya sebuah korupsi. Menurut Rendra, surat itu memberi tahu bahwa telah terjadi korupsi pada sebuah tempat di Pemerintahan Kabupaten Malang. “Saya tidak terlalu membacanya, karena itu saya tidak mendalaminya. Karena itu saya taruh saja pengaduan itu di meja saya. Karena itu ada banyak tembusan,” katanya.

Rendra sendiri mengaku belum mendapatkan panggilan pemeriksaan dari lembaga antirasuah tersebut. Namun dalam waktu dekat akan diperiksa setelah rumahnya diperiksa. “Sampai dengan saat ini belum, tapi kemungkinan pasti akan dipanggil, diperiksa, doakan saja, selamat,” tandasnya.

Baca juga ; PSI Nilai Ratna Merupakan Tanda dari Kelemahan Dari Kepermimpinan Prabowo

Check Also

Ahmad Dhani Merasa Diperlakukan Bagai Teroris Atas Kasusnya

Ahmad Dhani Merasa Diperlakukan Bagai Teroris Atas Kasusnya

Ahmad Dhani Merasa Diperlakukan Bagai Teroris Atas Kasusnya – Politisi dari Partai Gerindra ADP atau …