Tuesday , October 23 2018
Home > News > KPK Geram Napi Korupsi Bebas Keluar Lapas Dan Fasilitas Mewah
KPK Geram Napi Korupsi Bebas Keluar Lapas Dan Fasilitas Mewah
KPK Geram Napi Korupsi Bebas Keluar Lapas Dan Fasilitas Mewah

KPK Geram Napi Korupsi Bebas Keluar Lapas Dan Fasilitas Mewah

KPK Geram Napi Korupsi Bebas Keluar Lapas Dan Fasilitas Mewah – Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupso ( KPK ) Saut Situmorang geram dengan adanya temuan di Lapas Sukamiskin. Diketahui bahwa di Lapas Sukamiskin adalah salah satu lapas yang menampung narapidana kasus korupsi. Pada operasi tangkap tangan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen KPK juga mengamankan lima orang yakni, terpidana kasus korupsi Fahmi Darmawansyah bersama dengan istri Inneke Koesherawati, Staf Kalapas Hendry Saputra, napi khusus pidum Andri Rahmat, istri Kalapas Dian Anggraini.

KPK pun mengecek sendiri kondisi sel Fahmi. Apa yang ada di dalam sel milik Fahmi tersebut membuat KPK terkejut dimana kamar tersebut sudah seperti hotel berbintang dengan dilengkapi tempat tidur empuk, kulkas, TV dan toilet yang nyaman beserta pemanas air, bahkan kamar tersebut sudah dilengkapi dengan AC. Di dalam kamar Fahmi KPK juga menemukan uang tunai sebesar Rp 139.300.000.

KPK Geram Napi Korupsi Bebas Keluar Lapas Dan Fasilitas Mewah – “Praktik suap untuk mendapatkan fasilitas tertentu oleh narapidana tentu sangat merusak cita-cita bangsa dalam pemberantasan korupsi,” kata Saut saat jumpa pers di KPK, Sabtu (21/7). Tidak jauh berbeda dengan kamar Fahmi, dari kamar Andri Rahmat yang menjadi bodyguard Fahmi KPK menemukan yang tunai sebesar Rp 92.960.000 dan USD 1.000.

“Tim juga mengamankan dokumen pembelian dan pengiriman mobilMitsubishi Triton berikut kuncinya,” katanya. Pada penanganan perkara ini juga ditemukan dugaan penyalah gunaan fasilitas beribat yang menjadi pelesiran bagi narapidana. Dugaan ini muncul setelah KPK menemukan sel tahanan Chales Jones Messang, Fuad Amin dan TB Caeri Wardana dalam keadaan kosong tanpa penghuni.

KPK Geram Napi Korupsi Bebas Keluar Lapas Dan Fasilitas Mewah – “Kami harap proses hukum terhadap oknum-oknum dokter atau tenaga kesehatan tidak perlu lagi terjadi karena ini profesi yang mulia untuk kemanusiaan jangan sampai disalahgunakan untuk koruptor,” tuturnya.

“Kita sulit bicara tentang efek jera dalam menangani korupsi, jika para narapidana dapat fasilitas berlebihan di sel mereka dan dapat keluar masuk dengan cara membayar sejumlah uang tentu ini menjadi perhatian kita bersama,” imbuhnya.

Dia pun meminta Kemenkum HAM melalui Dirjen Pemasyarakatan untuk dapat lebih serius dalam menanganni masalah yang terjadi di Lapas Sukamiskin ini. Baik dari peredaran narkoba maupun fasilitas mewah.

Baca juga ; Perombakan ASN Dadakan Anies Berbuah Pelaporan ke Komisi ASN 

Check Also

Ahmad Dhani Merasa Diperlakukan Bagai Teroris Atas Kasusnya

Ahmad Dhani Merasa Diperlakukan Bagai Teroris Atas Kasusnya

Ahmad Dhani Merasa Diperlakukan Bagai Teroris Atas Kasusnya – Politisi dari Partai Gerindra ADP atau …