Monday , August 20 2018
Home > News > KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN TERHADAP TERSANGKA KASUS SUAP RAPBN 2018
KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN TERHADAP TERSANGKA KASUS SUAP RAPBN 2018
KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN TERHADAP TERSANGKA KASUS SUAP RAPBN 2018

KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN TERHADAP TERSANGKA KASUS SUAP RAPBN 2018

SARANANKRI KPK perpanjang masa penahanan terhadap tersangka kasus suap RAPBN 2018. Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan perpanjangan masa penahanan kepada tiga tersangka dalam kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan tahun anggaran 2018.

“Benar, jadi hari ini telah dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari kedepan. Dimulai dari tanggal 25 Mei 2018 hingga 3 Juli 2018 untuk tiga tersangka,”Ujar Juru Bicara KPK, yakni Febri Diansyah, Selasa 22 Mei 2018.

BACA JUGA: STATUS SIAGA GUNUNG MERAPI MENJADI PUSAT PERHATIAN

Untuk ketiga tersangka tersebut, yakni Anggota Komisi XI dari Fraksi Demokrat Amin Santono, Direktur CV Iwan Binangkit Ahmad Ghiast dan Eka Kamaluddin yang menjadi perantara dalam kasus tersebut. Dalam kasus ini KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni Amin Santono, Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo, dan Eka Kamaluddin.

Berdasarkan hasil dari penyelidikan kasus tersebut telah dilakukan sejak Desember 2017 lalu hingga akhirnya dilakukan OTT pada Jumat 4 Mei 2018 lalu, di Jakarta.

Dalam kasus ini, Amin Santono diduga telah menerima Rp 400 juta dan Eka Kamaluddin menerima Rp 100 juta yang merupakan bagian dari commitment fee senilai Rp 1,7 miliar atau 7 persen dari nilai 2 proyek yang ada di Kabupaten Sumedang bernilai total Rp 25 miliar.

Sedangkan uang suap untuk Yaya masih belum terealisasi meskipun Yaya sudah menerima proposal dua proyek tersebut, yakni proyek di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan di Kabupaten Sumedang senilai Rp 4 miliar dan juga proyek di dinas PUPR Kabupaten Sumedang bernilai Rp 21,85 miliar.

BACA JUGA: ANDRES INIESTA SOSOK PEMAIN TERPENTING DALAM SEPAK BOLA BARCELONA SELAMANYA

Atas dari perbuatannya tersebut, maka Amin Santono, Eka Kamaluddin dan yaya Purnomo disangkakan telah melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan untuk sebagai pemberi, Ahmad Ghiast disangkakan telah melanggar Pasal 1 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Check Also

SEORANG TERDUGA TERORIS ASAL PROBOLINGGO MENINGGAL DUNIA

SEORANG TERDUGA TERORIS ASAL PROBOLINGGO MENINGGAL DUNIA

SARANANKRI Seorang terduga teroris asal Probolinggo meninggal dunia. Seorang terduga teroris bernama M Lutfianto (30) …