Saturday , September 22 2018
Home > News > KPK TAHAN DUDY JOCOM TERKAIT DENGAN KASUS KORUPSI IPDN SUMBAR
KPK TAHAN DUDY JOCOM TERKAIT DENGAN KASUS KORUPSI IPDN SUMBAR
KPK TAHAN DUDY JOCOM TERKAIT DENGAN KASUS KORUPSI IPDN SUMBAR

KPK TAHAN DUDY JOCOM TERKAIT DENGAN KASUS KORUPSI IPDN SUMBAR

SARANANKRI KPK tahan Dudy Jocom terkait dengan kasus korupsi IPDN Sumbar. Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penahanan terhadap Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) non-aktif Dudy Jocom.

KPK tahan Dudy Jocom terkait dengan kasus korupsi IPDN Sumbar. Dudy merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

BACA JUGA :COMEBACK LUAR BIASA SHAKHTAR DONETSK ATAS AS ROMA

Dudy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut sejak Maret 2016 lalu. Namun, saat ini barusan dilakukan penahanan. “Iya, sore ini telah dilakukan penahanan untuk tersangka Dudy Jocom dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kampus IPDN di Agam, Sumbar,”Ujar juru bicara KPK, yakni Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis 22 Februari 2018.

Ditambahkan oleh Febri bahwa, Dudy ditahan untuk 20 hari ke depan. Yang bersangkutan ditahan di Rutan Klas 1 Jakarta Timur, cabang KPK.

BACA JUGA :DAERAH ISTIMEWA DI YOGYAKARTA AKAN DIJADIKAN SILICON VALLEY OF INDONESIA

Dan pada sebelumnya, pihak KPK telah menetapkan Dudy Jocom yang juga merupakan mantan dari Staf Khusus Menteri Dalam Negeri di era Gamawan Fauzi bersama mantan General Manger Hutama Karya Persero, Budi Rahmat Kurniawan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembagunan Gedung IPDN, di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) tahun anggaran 2011.

Pada kasus tersebut, pihak KPK telah menduga kedua tersangka melakukan perbuatan yang melawan hukum dan juga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain dalam proyek pembagunan Gedung IPDN di Agam, Sumbar tersebut. Jika dihitung kerugian negara dari kasus tersebut mencapai sekitar Rp 34 miliar dari total nilai proyel sebesar Rp 125 miliar.

Check Also

DUA PRIA TEWAS DI TEMPAT KARAOKE DI PEKANBARU

DUA PRIA TEWAS DI TEMPAT KARAOKE DI PEKANBARU

SARANANKRI Dua pria tewas di tempat karaoke di Pekanbaru. Tempat hiburan malam yang biasanya dikunjungi …