Monday , December 17 2018
Home > News > KPK TIDAK BERANI TANGANI KASUS YANG MELIBATKAN KEPOLISIAN

KPK TIDAK BERANI TANGANI KASUS YANG MELIBATKAN KEPOLISIAN

Juru bicara koordinator koalisi Indonesia Adil Makmur Dahnil Anzar Simanjuntak berpendapat bahwa petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berani menangani kasus-kasus yang melibatkan institusi kepolisian.

Terlepas dari pesimismenya, ia berharap bahwa KPK akhirnya akan menyelidiki secara menyeluruh laporan investigasi para tersangka Indone sia tentang bukti-bukti perusakan buku bank yang diduga memberatkan polisi yang lebih tinggi.

“Dari banyaknya kasus korupsi, para pemimpin KPK tiba-tiba tidak berani jika kasusnya melibatkan institusi kepolisian,” kata Dahnil hari ini.

Dia menceritakan pengalaman pertemuannya antara koalisi anti-korupsi dengan pimpinan KPK saat ini untuk melaporkan dugaan gratifikasi yang diduga memberatkan tim anti teror Deputi Densus 88. Dahnil mengatakan dia terkejut mendengar jawaban yang diberikan oleh para pemimpin KPK pada saat itu.

Jawaban KPK sederhana ‘tundalah [penyelidikan] jika itu dari polisi’, “Dahnil mengisahkan. “Itu selalu dibingkai dengan kata-kata ‘KPK harus bersinergi dengan polisi.”

Namun, Dahnil Anzar masih percaya bahwa masih ada penyidik ​​yang berani di dalam KPK dan berharap bahwa temuan Indonesialeaks ditindaklanjuti oleh KPK.

Check Also

PDIP Bantah Vandalisasi Atribut Partai Demokrat

PDIP Bantah Vandalisasi Atribut Partai Demokrat

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membantah bahwa pihaknya telah merusak atribut Partai Demokrat yang mengusung …