Friday , September 21 2018
Home > News > KPU Telah Mengadakan Rapat Pada Daftar Pemilih Tetap Yang Diperbarui
KPU Telah Mengadakan Rapat Pada Daftar Pemilih Tetap Yang Diperbarui
KPU Telah Mengadakan Rapat Pada Daftar Pemilih Tetap Yang Diperbarui

KPU Telah Mengadakan Rapat Pada Daftar Pemilih Tetap Yang Diperbarui

KPU Telah Mengadakan Rapat Pada Daftar Pemilih Tetap Yang Diperbarui – Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengadakan Rapat Paripurna tentang Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Hasil Peningkatan Nasional di DKI Jakarta, pada hari Minggu, 16 September 2018, sebagai tindak lanjut dari hasil rapat pleno sebelumnya. Dalam pertemuan itu akan menentukan rekapitulasi DPT hasil perbaikan setelah menyapu data ganda.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu Indonesia (Bawaslu) dalam rapat pleno terbuka untuk menentukan tingkat rekapitulasi DPT nasional yang diselenggarakan oleh pihak KPU di Jakarta, pada hari Rabu, 5 September 2018, kemudian diminta untuk menunda penetapan DPT pemilihan 2019 yang akan datang karena berbagai data temuan. Pihak Bawasllu menemukan nama pemilih ganda di antara 10.798 nama di Batam, Kepulauan Riau, 8.862 di Tasikmalaya, 6.777 di Banyumas dan 1.036 di Purwakarta.

DPT pada waktu itu yang akan ditentukan oleh KPU berjumlah 185 juta pemilih domestik dan 2 juta lebih pemilih dari luar negeri. Pertemuan kemudian menyetujui perbaikan data dengan menggabungkan data ganda yang diduga dalam DPT dengan sepuluh hari.

Baca Juga : Seorang Siswa SD Menyerahkan Dirinya Ke Polisi Setelah Menjadi Buronan Selama 6 Bulan Atas Kasus Narkoba

KPU Telah Mengadakan Rapat Pada Daftar Pemilih Tetap Yang Diperbarui – Selanjutnya, pada tanggal 16 September 2018, KPU kembali mengadakan rapat pleno terbuka untuk kembali menentukan DPT yang dihasilkan dari peningkatan setelah penyisiran data ganda.

Sebelumnya, analisis Bawaslu terhadap 285 dari 514 kabupaten / kota memiliki lebih dari satu juta data ganda dalam DPT. Bapak Rahmat Bagja selaku Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI), mengatakan data ganda yang terkandung dalam DPT diperkirakan sekitar 1,8-2 juta untuk semua kabupaten / kota.

Sementara Viryan Azis selaku komisioner KPU mengatakan bahwa dia optimis dapat menyelesaikan pembersihan data ganda di DPT tepat waktu. Kami berharap bahwa kami bersih sama sekali dan kami berkomitmen untuk ini, kami tidak ingin data semacam ini digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, kami ingin DPT pemilih berkualitas menjadi lebih berkualitas lagi,” kata Viryan Azis di Jakarta pada hari Kamis lalu.

Check Also

Istana Negara Menepis Saran Demokrat Mengenai Artikel Asia Sentinel

Istana Negara Menepis Saran Demokrat Mengenai Artikel Asia Sentinel

Istana Negara Menepis Saran Demokrat Mengenai Artikel Asia Sentinel – Istana Negara menepis saran yang …