News

Kronologi Kasus Siswa Tantang Guru Honorer Karena Ditegur Merokok

Kronologi Kasus Siswa Tantang Guru Honorer Karena Ditegur MerokokKronologi Kasus Siswa Tantang Guru Honorer Karena Ditegur Merokok

Kronologi Kasus Siswa Tantang Guru Honorer Karena Ditegur Merokok – Kasus seorang siswa yang memersekusi atau melakukan tindakan sewenang wenang terhadap gurunya menjadi viral di media sosial. Siswa yang diketahui berinisial AA tersebut melakukan perlawanan pada saat dirinya ditegus oleh guru karena siswa tersebut merokok di kelas dan sempat menjadi viral di media sosial, yang akhirnya siswa tersebut pun meminta maaf.

Nur Kalim mengaku menerima dengan tulus permintaan maaf dari siswanya dan dimana siswanya juga sempat mencium kaki sang guru yang sempat dirinya lecehkan sebelumnya. “Saya maafkan, dengan sepenuh hati,” ujar Nur Kalim.

Baca juga ; Kesal Karena Anak Menangis Ayah Kandung Pukul Anak Hingga Tewas 

Nur Kalim menceritakan awal mula kejadian dari peristiwa tersebut. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (2/2) pekan lalu, bermula pada saat dirinya hendak mengajar namun tidak mendapati siswanya tersebut di dalam kelas. Kemudian guru honorer tersebut pun mencari siswa tersebut di luar sekolah dan mendapati jika seluruh siswanya berada pada sebuah warung kopi yang tidak jauh dari lokasi sekolah.

Kronologi Kasus Siswa Tantang Guru Honorer Karena Ditegur Merokok – “Kemudian saya mendatangi lokasi dengan mendobrak pintu warung yang masih tertutup. Seluruh siswa langsung tergopoh keluar. Kemudian saya peringatkan agar segera kembali ke sekolah, karena waktu belajar sudah mulai,” tuturnya. Namun usaha dari sang guru itu membuat AA marah dan membuat kegaduhan dengan merokok di dalam kelas dan menggedor bangku ruang kelas yang kemudian hal tersebut pun direkam oleh salah seorang temannya.

Pada mulanya AA melampiaskan kemarahannya dengan menggedor seluruh bangku ruangan kelas. Kemudian dirinya kembali bertindak lebih berani lagi, buku mata pelajaran sebagai pegangan Kalim mengajar pun dibuang oleh AA, namun tidak sampai menganai badan sang guru. Melihat tindakan itu, Kalim yang merupakan guru honorer dengan gaji Rp 450 ribu setiap bulannya itu hanya memberikan peringatan agar mematikan rokok tersebut namun tidak digubris oleh AA.

“Sebenarnya saya mulai marah merasa dilecehkan, tapi saya redam. Kalau saya memukul anaknya, perilaku itu sangat tidak terpuji dan bukan cara terbaik untuk mendidik,” ujarnya. Sebelumnya sempat viral video yang berdurasi 54 detik yang memperlihatkan seorang siswa yang semena mena merokok di dalam kelas dan melakukan tindakan semena mena pada seorang guru.

Kronologi Kasus Siswa Tantang Guru Honorer Karena Ditegur Merokok – Permintaan maaf dari siswa yang berinisial AA tersebut pada mediasi itu dimediasi langsung Aparat Polisi Sektor (Polsek) Wiringinanom, Kabupaten, Jatim yang mempertemukan guru, murid dan orang tua murid di Mapolsek Wiringinom, Minggu. Kapolsek AKBP Sri Bintoro dikonfirmasi mengakui bahwa mediasi itu memang sengaja dilakukan sebagai upaya pembinaan terkait dengan kasus  tersebut. “Kami panggil semua yang terkait, dan ini bukan berarti penindakan, tapi pembinaan,” ucapnya.

Wahyu mengatakan, kasus itu sepenuhnya ditangani Polsek Wringinanom dan merupakan kejadian tanggal 2 Februari 2019, namun baru viral pada 9 Februari 2019 karena videonya diunggah di media sosial. Sementara dalam forum mediasi, siswa AA meminta maaf dengan didampingi kedua orang tuanya, dan anak berusia 15 tahun itu hanya terlihat mendudukkan kepalanya.

Leave a Reply