News

KRONOLOGI PEMBUATAN DARI VIDEO PORNO BOCAH DI KOTA BANDUNG

KRONOLOGI PEMBUATAN DARI VIDEO PORNO BOCAH DI KOTA BANDUNGKRONOLOGI PEMBUATAN DARI VIDEO PORNO BOCAH DI KOTA BANDUNG

SARANANKRI Pihak kepolisian yang berhasil mengamankan para tersangka dari pembuatan video porno bocah dengan perempuan dewasa, dan dari sanalah berhasil terungkap kronologi pembuatan dari video porno bocah di Kota Bandung. Tersangka bernama Faisal Akbar mempunyai tugas sebagai sutradara, perekam, juga sebagai penjual video tersebut. Faisal tidak sendirian, dirinya bekerja sama dengan Sri Mulyati.

Sri Mulyati sendiri yang bertugas untuk merekrut para pemeran wanita, yaitu Imelda Oktavianie, juga Aprilia. Tidak hanya sebagai pemeran dalam video tersebut, dari keterangan kedua tersebut terkait dengan kronologi pembuatan dari video porno bocah di Kota Bandung, kedua nya juga bertugas untuk mencari anak yang akhir nya mendapatkan tiga orang anak dibawah umur yang berinisial DN ( 9 ), SP ( 11 ), dan juga RD ( 9 ).

BACA JUGA : FAKTA DI BALIK KASUS PERCERAIAN ANTARA AHOK DAN VERONICA TAN

Dan ini dia awal mula dari kronologi pembuatan dari video porno bocah di Kota Bandung, pada saat pemeran di dalam video tersebut dan juga sutradara pertama kali bertemu disebuah hotel yang ada di kawasan Dago. Dan diinisiasi oleh Ismi yang menjadi penghubung diantara kedua nya. Setelah mereka bertemu untuk yang ketiga kali nya dalam waktu yang berbeda.

Di dalam pertemuan yang pertama kalinya, Aprilia bersama dengan DN melakukan pengambilan foto di salah satu hotel yang ada di Kiara Condong, Kota Bandung dengan menggunakan pakaian lengkap, gambar tersebut diambil oleh Faisal. Bahkan sebelumnya Aprilia juga sempat meminta izin kepada orang tua DN untuk mengajak sang anak jalan-jalan. Dan Aprilia memberikan upah sebesar Rp 800 ribu.

Dan tidak lama kemudian jarak waktu beberapa hari saja, kembali terjadi pertemuan untuk yang kedua kali nya di hotel yang masih sama, Aprilia dan DN kembali melakukan pengambilan gambar, namun kali ini kedua nya hanya menggunakan pakaian dalam saja dan berposer berpelukan juga berciuman. Di pengambilan gambar kali ini Aprilia mendapatkan imbalan sebesar Rp 800 ribu dan DN Rp 300 ribu.

Pada bulan Mei ketiga nya juga kembali melakukan pertemuan, dipertemuan kali ini bertujuan untuk merekam video. Pada saat sedang di dalam kamar hotel DN menangis karena menolak untuk melakukan adegan yang diminta. ” Karena DN masih terus menangis, Faisal meminta kepada Aprilia untuk menghubungi sang ibu yang berinisial SUS untuk segera datang ke kamar, “kata Agung.

Setelah ibunda datang DN masih menolak untuk melakukan adegan yang diminta, Faisal pun meminta SUS untuk membawa satu orang anak lagi teman dari DN untuk menemani. Kemudian SUS juga berhasil membawa SP yang merupakan teman dari DN untuk segera datang ke kamar hotel tersebut.

DN dan SP dipaksa untuk melakukan adegan ranjang, bahkan SUS menyaksikan secara langsung apa yang terjadi di dalam kamar hotel tersebut. Setelah selesai Aprilia mendapatkan imbalan sebesar Rp 1 juta, DN Rp 300 ribu, dan SP Rp 100 ribu. Itu kronologi pembuatan dari video porno bocan di Kota Bandung untuk yang video yang pertama.

Kronologi pembuatan dari video porno bocah di Kota Bandung yang kedua kali nya, pemeran wanita dewasa melibatkan Imelda dengan seorang anak berinisial RD, dan pembuatan nya dilakukan di salah satu hotel yang ada di kawasan Supratman, Kota Bandung.

Sebelum menuju ke hotel tersebut, Imelda datang ke kediaman Sri Mulyati yang sudah siap bersama dengan bocah berinisial RD tersebut dan juga sang ibu berinisial HER. Kemudian mereka bersama-sama meluncur ke hotel dengan menggunakan sebuah taksi online.

BACA JUGA :  FOTO-FOTO PANAS AZWAR ANAS BEREDAR DI MEDIA SOSIAL

Adegan pertama kali antara Imelda dengan RD pertama kali terjadi di sebuah balkon, kamar tidur, kemudian kamar mandi. Pada saat video tersebut direkam, orang tua dari RD menunggu di lobby hotel. Begitu selesai proses perekaman Sri Mulyati mendapatkan imbalan sebesar Rp 1,5 juta, RD bersama sang ibu mendapatkan Rp 500 ribu, dan untuk pemeran wanita sendiri Imelda mendapatkan Rp 1 juta.

Leave a Reply