Wednesday , December 13 2017
Home > Sport > KUNCI SUKSES ZIDANE MELATIH REAL MADRID
KUNCI SUKSES ZIDANE MELATIH REAL MADRID
KUNCI SUKSES ZIDANE MELATIH REAL MADRID

KUNCI SUKSES ZIDANE MELATIH REAL MADRID

Kala masih berstatus pemain di Real Madrid, Zinedine Zidane adalah seorang playmaker dan maestro lapangan tengah yang merupakan legenda hidup bagi beberapa klub yang pernah di belanya.

Tidak ada yang berani meragukan permainannya ketika sudah mengolah bola di lapangan hijau. Akan tetapi bagaimana jika dirinya sudah pensiun sebagai pemain dan melatih sebuah tim? Banyak pengamat sepakbola yang tidak bisa memprediksikan bagaimana nasib Real Madrid ketika Zidane di tunjuk oleh Florentino Perez untuk menggantikan Rafael Benitez sebagai pelatih.

Keraguan mulai muncul karena Zidane belum memiliki pengalaman yang cukup sebagai pelatih untuk mengurus klub sebesar Los Blancos kecuali statusnya sebagai pemain legenda di Santiago Bernabeu. Pria yang pernah memenangkan Piala Dunia 1998 bersama dengan Perancis itu tidak pernah melatih tim manapun setelah dirinya pensiun sehingga membuat para fans klub meragukan awal karirnya dalam menukangi tim.

Dan setelah satu setengah tahun berlalu, Zizou yang berusia 44 tahun itu telah menyabet lima gelar juara bergengsi yang hanya bisa di mimpikan oleh para pendahulunya. Dua kali menjuarai Liga Champions berturut-turut dan satu gelar La Liga untuk melengkapi koleksi gelarnya bersama trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Kunci kesuksesan Zidane tidak lepas dari kebebasannya dalam bekerja. Salah satu bentuk dari kebebasan yang di terapkannya yakni ketika presiden klub menyodorkan beberapa pemain baru pada musim panas tahun lalu, namun Zidane malah mengabaikannya dan lebih memilih pasukannya yang sudah ada untuk menggapai berbagai juara.

Dalam urusan melatih, dirinya juga leluasa menjalankan tugasnya dengan menerapkan kebijakan rotasi. Dengan sesuka hatinya, dia menurunkan pemain sesuai dengan kebutuhan tim dengan pertimbangan bijaksana. Tidak mengherankan ketika tidak melihat Cristiano Ronaldo absen dalam sejumlah pertandingan.

Ketika itu, Ronaldo tidak banyak melakoni laga di kompetisi domestik, tapi dirinya malah mengganas di kompetisi Eropa dengan menjadikan gawang-gawang klub raksasa seperti Bayern Munichm Atletico Madrid, hingga Juventus sebagai lumbung golnya untuk menunjukkan ketajamannya di usia yang ke 33.

Sangat jelas sekali peran Zidane di Santiago Bernabeu begitu berpengaruh, baik itu sebagai pemain hingga dirinya menjadi pelatih. Taktiknya telah menjawab semua tantangan yang di berikan kepadanya sejauh ini.

Check Also

KEMENANGAN PERTAMA GATTUSO SEBAGAI PELATIH AC MILAN

KEMENANGAN PERTAMA GATTUSO SEBAGAI PELATIH AC MILAN

Gennaro Gattuso akhirnya meraih kemenangan pertamanya bersama AC Milan ketika melakoni pekan ke 16 Serie …