Uncategorized

LIMA HAKIM KASUS AHOK TELAH DI TUNJUK OLEH PENGADILAN TINGGI DKI

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang telah memutuskan dan menunjuk lima hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara penistaan agama oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang telah divonis selama dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Johanes Suhadi yang merupakan Kepala Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengatakan bahwa lima orang hakim yang di tunjuk tersebut dilakukan pada Jumat, 26 Mei 2017. Mereka yang ditunjuk diantara lain Imam Sungudi sebagai ketua majelis hakim, dengan hakim anggota, Elang Prakoso Wibowo, Daniel D Pairunan, I Nyoman Sutama dan Achmad Yusak.

Setelah nanti berkas yang didapat dari pengadilan, dikirim ke majelis hakim yang telah resmi ditunjuk, majelis hakim kemudian akan mempelajari berkas banding dengan seluruh anggota dan setelah itu akan dilakukan pembahasan bersama anggota tentang pengambilan keputusan.

“Serahkan ke majelisnya, semua anggota akan mempelajari berkas, kalau telah selesai, menentukan kapan musyawarah. Putusan tidak akan lama, ini berbeda dengan pengadilan tingkat pertama yang pemeriksaan saksi dan terdakwa,” katanya.

Seperti yang diketahui, Ahok divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan hukuman selama dua tahun penjara pada Selasa, 9 Mei 2017. Hakim menilai Ahok terbukti melanggar Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Dalam putusannya, Ahok langsung ditahan. Putusan hakim lebih tinggi dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum yang hanya satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.

Ahok kemudian sempat mengajukan banding, namun putusan untuk banding dicabut dan dia menerima putusan tersebut. Namun begitu, Jaksa Penuntut Umum dalam kasus Ahok mengajukan banding atas putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ahok.

Leave a Reply