Sunday , December 16 2018
Home > News > LIMA TAHUN TUNTUTAN PENJARA UNTUK TIGA TERDAKWA KORUPSI DANAU BUATAN
LIMA TAHUN TUNTUTAN PENJARA UNTUK TIGA TERDAKWA KORUPSI DANAU BUATAN
LIMA TAHUN TUNTUTAN PENJARA UNTUK TIGA TERDAKWA KORUPSI DANAU BUATAN

LIMA TAHUN TUNTUTAN PENJARA UNTUK TIGA TERDAKWA KORUPSI DANAU BUATAN

LIMA TAHUN TUNTUTAN PENJARA UNTUK TIGA TERDAKWA KORUPSI DANAU BUATAN – Tiga terdakwa di duga korupsi pembangunan Danau Buatan, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir Riau, di tuntut jaksa dengan hukuman masing-masing 5 tahun penjara. Mereka terbukti bersalah dalam korupsi yang telah merugikan negara Rp 449 juta.

Ketiga terdakwa yaitu Siadin selaku Kepala Seksi Pramuka Dinas Pariwisata.Pemuda dan Olahraga Rohil, Wira Saputra selaku Direktur CV Vitra Kumala dan M Taufik selaku konsultan pengawas proyek. Jaksa Penuntut Umum Kejari Rikan Hilir menyebutkan, para terdakwa terbukti melakukan tindakan pidana korupsi Pasal 2 Ayat 91) Jo 18 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

LIMA TAHUN TUNTUTAN PENJARA UNTUK TIGA TERDAKWA KORUPSI DANAU BUATAN

Menurut terdakwa Saidin, Terdakwa Wira Saputra dan bersama mohammad Taufik dengan pidana penjara selama 5 tahun,” ujar salah satu JPU Mochtar Arifin di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikol pada Pengadilan Negara Pekanbaru yang di ketuai Bambang Myanto, Selasa (13/11).

Ketiga terdakwa juga di tuntut membayar denda masing-masing sebesar Rp 200 juta denda dapat diganti dengan hukuman penjara selama 4 bulan. Namun jaksa mendenda menganti uang kerugian negara kepada terdakwa Saidin dan M Taufik. Kerugian di bebankan kepada terdakwa Wira Saputra sebesar Rp 449 juta.

BACA JUGA : MENGIMINGKAN MURID NYA DENGAN RP 5000 GURU NGAJI CABULI MURIDNYA

“ Satu bulan setelah putusan inkracht, harta benda terdakwa di sita untuk mengganti kerugian negara. Namun, kerugian itu dapat di ganti dengan pidana penjara selama 2 tahun,” kata JPU. Atas tuntutan itu ketiga terdakwa mengajukan pembelaan.

Majelis hakim mengadend akan pembacaan pledoi pada persidangan pekan depan.”Silakan saudara terdakwa maupun penasehat hukum menyiapkan Pledoi,” kata Bambang di dampingi hakim anggota Dahlia Panjaitan dan Yanuar Anardi.

Pembuatan Danau Buatan di dekat Jembatan Pemadam di anggarkan dari APBD Rohil tahun 2013 sebesar Rp 7,1 miliar. Proyek itu di kerjakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rohil. Seharusnya, Pembangunan Danau Buatan di Kompleks Pemuda Bagansiapiapi tapi dialihkan di Jembatan Pedamaran. Dalam pengerjannya, proyek tak sesuai spesifikasi dan anggaran telah di cairkan 100 persen.

Dari audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di temui penyimpangan pelaksanaan proyek. Kerugian negara yang ditimbulkan atas penyimpanan itu sebesar Rp 449 juta lebih.

Check Also

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak …