Friday , September 21 2018
Home > Ekonomi > LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR
LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR
LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR

LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR

LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR – Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali di guncang gempa bumi tektonik dengan berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) pada hari, Selesa di sekitar pada jam 04:20 WIB. Gempa yang mengguncang lombok itu tidak berpotensi akan terjadinya tsunami.

Berdasarkan dari analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,41 lintang selatan dan 116,52 bujur timur. “Pusat gempa yang berada di darat pada jarak sejauh 12 Kilo Meter (KM) di arah barat laut Kabupaten Lombok Timur, pada kedalaman 12 km,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto kepada BUNDAPOKER. Berikut laporan yang berhasil di rangkum oleh BUNDAPOKER pada hari, Selasa (11//9).

LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR

Agus juga mengatakan kepada BUNDAPOKER, dampak dari gempa bumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap) BMKG dan informasi masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara II SIG-BMKG (V MMI). Warga yang berada di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Kota Mataram, dilaporkan juga merasakan kekuatan gempa tersebut hingga IV MMI. Sampai pada saat ini masih belum ada laporan yang masuk kerusakan karena terjadinya gempa yang berkekuatan 5,3 SR tersebut.

Akibat dari gempa itu warga di Kota Mataram, yang berhamburan keluar dari dalam rumah mereka masing – masing karena takut bangunan rumah mereka roboh. Zuhriatul, salah satu seorang warga dari Kelurahan Kebon Sari, Kota Mataram, mengaku kaget saat merasakan terjadinya guncangan gempa pada saat itu dia masih tertidur lelap bersama dengan anak – anaknya.

LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR

Ibu dua anak itu pada sebelumnya lebih memilih tidur di tenda terpal yang add dibangun di Jalan Majapahit, Kota Mataram, bersama dengan anggota keluarganya. Hal itu dilakukan dia karena masih sering terjadi gempa susulan pada malam hari.

Namun, karena dia merasa khawatir dengan kondisi kesehatan dua anak – anaknya yang baru saja berusia 6 tahun dan 3 tahun, dia dan suaminya memutuskan untuk tidur di ruang tamu tanpa mengunci pintu dan gerbang rumah. “Biar cepat keluar rumah jika terjadi gempa disertai listrik padam,” ujar Zuhriatul.

LOMBOK KEMBALI DIGUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 5,3 SR

Berdasarkan data Aksi Cepat Tanggap (ACT) hingga 27 Agustus, rentetan gempa bumi berkekuatan di atas 6 hingga 7 Skala Richter yang terjadi sejak pada 29 Juli hingga 19 Agustus, telah menyebabkan sebanyak 564 orang menjadi korban meninggal dunia. Bencana alam tersebut ini juga menyebabkan sebanyak 390.529 orang mengungsi. Selain itu, sebanyak 77.976 rumah dan ratusan tempat ibadah dan juga sekolah – sekolah mengalami rusak yang parah. Akibatnya mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp7,7 triliun.

BACA JUGA : MOBIL TANGKI BENSIN MELEDAK 35 TEWAS RATUSAN LUKA DI NIGERIA

 

Check Also

32 ORANG KERACUNAN SETELAH MENYANTAP SOTO DAN BUBUR KACANG IJO

32 ORANG KERACUNAN SETELAH MENYANTAP SOTO DAN BUBUR KACANG IJO

32 ORANG KERACUNAN SETELAH MENYANTAP SOTO DAN BUBUR KACANG IJO – Dilaorkan sebanyak 32 orang dari …