Tuesday , October 23 2018
Home > News > Mahfud MD Masuk Pilihan CawaPres Jokowi di Pilpres 2019
Mahfud MD Masuk Pilihan CawaPres Jokowi di Pilpres 2019
Mahfud MD Masuk Pilihan CawaPres Jokowi di Pilpres 2019

Mahfud MD Masuk Pilihan CawaPres Jokowi di Pilpres 2019

Mahfud MD Masuk Pilihan CawaPres Jokowi di Pilpres 2019 – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sepenuhnya mendukung mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD untuk menjadi calon presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo di pemilihan presiden 2019.

Ketua PSI, Grace Natalie melihat Mahfud MD sebagai pemimpin yang berpengalaman dengan integritas, dan merupakan tokoh agama yang diterima oleh setiap kelompok. Mahfud adalah paket lengkap, saya mengenalnya sebagai orang yang jujur ​​namun tegas, kata Grace di kantor pusat PSI.

Lebih lanjut, Grace menjelaskan bahwa pihaknya mengadakan jajak pendapat melalui situs webnya mengenai kemungkinan Mahfud menjadi pasangan Jokowi. Hasilnya menunjukkan bahwa Mahfud menarik perhatian dan suara dari 71.106 peserta yang sebagian besar adalah milenial.

Jajak pendapat PSI menawarkan peserta dengan 12 kandidat yang dianggap sebagai apa yang orang-orang rindu untuk menjadi pasangan Jokowi. Namun, peserta juga diberi kesempatan untuk mengajukan kandidat pilihan mereka sendiri.

Berdasarkan polling itu, Grace mengatakan bahwa Mahfud MD mendapat nilai tertinggi dengan 32 persen yang diikuti oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani di posisi kedua dengan 14 persen. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mendapat nilai sama dengan Sri Mulyani.

BACA JUGA : PKB Yakin Muhaimin Pilihan Tepat Sebagai Pendamping Jokowi

Mahfud MD Masuk Pilihan CawaPres Jokowi di Pilpres 2019 – Dalam sebuah acara di Pondok Pesantren An Najah Gondang kemarin, Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo mengingatkan publik untuk menjadi pandai dalam mempraktekkan hak mereka untuk memilih, terutama ketika memilih pemimpin masa depan.

Presiden mengingatkan orang-orang untuk memilih pemimpin masa depan pilihan mereka sebelum benar-benar memilih. Sangat bijak saat memberikan suara Anda. Pelajari sejarah seseorang, apa yang mereka capai, dan bagaimana mereka melakukannya, kata Jokowi.

Lebih jauh, Jokowi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada orang Indonesia, yang menurutnya telah matang dalam memilih seorang pemimpin. Ia kemudian merujuk pada pemilihan daerah (Pilkada) yang sebelumnya secara simultan di 171 daerah.

Jokowi juga menyebarkan semangat untuk menjaga kemajemukan dan menghormati perbedaan karena ini adalah salah satu pilar demokrasi. Jangan biarkan preferensi pemilihan kontras kami membuat kami berhenti menyapa tetangga sebelah kami, dia mengingatkan.

Dia kemudian mendesak masyarakat Indonesia untuk bersatu dalam menghadapi tantangan ke depan mengenai perdagangan internasional, radikalisme, hingga revolusi industri. Presiden menyatakan bahwa ada kemungkinan gagal bahkan jika semua orang benar-benar bersatu, Bayangkan jika kita dibagi, kata Presiden Jokowi. Jangan terus berbicara tentang hal-hal negatif. [Jangan egois] dan rasakan bahwa Anda adalah satu-satunya yang cukup pintar, kata Presiden Jokowi.

Check Also

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan – Menjelang pendaftaran calon presiden …