EkonomiGaya hidupInspirasiKesehatanNewsUncategorizedUnik

MALPRAKTEK SUNAT LASER BIKIN KEPALA KELAMIN BOCAH LEPAS DARI BADANYA

MALPRAKTEK SUNAT LASER BIKIN KEPALA KELAMIN BOCAH LEPAS DARI BADANYA

MALPRAKTEK SUNAT LASER BIKIN KEPALA KELAMIN BOCAH LEPAS DARI BADANYA – Juru sunat yang di duga telah melakukan tindakan malpraktik sehingga memotong kepala kelamin seorang bocah di Pekalongan, Jawa Tengah ternyat asama sekali tidak pernah mendapatkan pendidikan medis ataupun nonmedis secara resmi. Di mana tersangka dengan insial B berusia 70 thaun tersebut pun hanya melihat para petugas yang melakukan proses sunatan di Puskesmas Doro tempat di mana diri nya juga bekerja.

“Dia waktu kerja di Puskesmas Doro sering bantu-bantu waktu masih aktif. Dulu sering bantu semacam asisten. Tapi dengan keterampilan itu, dia praktikkan setelah pensiun pada 2003,” kata Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, usai gelar perkara, Senin (10/9/2018).

MALPRAKTEK SUNAT LASER BIKIN KEPALA KELAMIN BOCAH LEPAS DARI BADANYA

Walaupun begitu, setelah menerima panggilan sebagai juru sunatan sekitar 15 tahun lalu, tersangka pun langsung mendapatkan sambutan positif dari para penduduk. Di tambah lagi dirinya juga memperkenalkan metode baru dalam melakukan praktik sunat yang menggunakan laser.

“Tersangka belajarnya dari pengalaman saat di puskesmas, tidak ada spesialisi khusus atau mendapat pelatihan. Dia sebagai PNS saja, dan tidak ada belajar dari internet. Hanya pernah membantu (di puskesmas), gitu,” kata dia.

MALPRAKTEK SUNAT LASER BIKIN KEPALA KELAMIN BOCAH LEPAS DARI BADANYA
MALPRAKTEK SUNAT LASER BIKIN KEPALA KELAMIN BOCAH LEPAS DARI BADANYA

Dengan peralatan sunat laser tersebut tersangka pun bertindak dengan sendirinya tanpa ada di temani oleh asistenya setiap kali diri nya mendapatkan undangan dari para warga untuk sunatan. Alat – alat yang di miliki pun pada saat ini di ketahui telah di sita oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti, yang di antaranya merupakan alat potong electric cautery, delapan buah ujung pemotong, satu celana dalam ukuran M berwarna Pink hitam, lima butir grafadon paracetamol 500 mg, serta satu buah tas selempang.

“Dia tidak ada asisten. Ketika saya tanyakan ada yang bantu enggak? Dijawab enggak ada, dia sendirian. Intinya dia tidak pernah menawarkan (sebagai juru khitan) karena orang sudah pada tahu dari dulu. Kalau orang minta tolong ya saya bantu,” ucap kapolres menirukan perkataan tersangka.

MALPRAKTEK SUNAT LASER BIKIN KEPALA KELAMIN BOCAH LEPAS DARI BADANYA

Dan di ketahui bahwa sebelumnya kejadian tragis yang telah menimpa MI berusia sembilan tahun, di mana dirinya harus rela kehilangan kepala kelaimnya saat sedang manjalankan sunatan. Alat sunat laser yang menggunakan daya listrik tersebut pun dengan sangat cepat memotong alat kelamin bocah tersebut sampai putus sehingga sudah tidak dapat lagi di sambung kembali.

Kejadian tersebut pun di ketahui terjadi pada hari Kamis tanggal 30 Agustus 2018, kejadian tersebut juga terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. tersangka pun yang telah di kenal sebagai seorang mantri sunat datang ke Rumah MI. Di mana saat proses sunantan, tidak di sangka ternyata malpraktik yang di lakukan tersangka membuat bocah tersebut harus hidup tanpa kepala di kelaminya yang telah terpotong entah mengapa.

Leave a Reply