Sunday , September 23 2018
Home > News > MARAHNYA HABIB RIZIEQ SAAT DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
MARAHNYA HABIB RIZIEQ SAAT DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
MARAHNYA HABIB RIZIEQ SAAT DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

MARAHNYA HABIB RIZIEQ SAAT DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

SARANANKRI – Marahnya Habib Rizieq saat di tetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Penetapan status tersangka kepada Rizieq dimulai saat para penyidik melakukan gelar perkara dalam kasus Chat Pornografi dengan Firza Husein.

Sebelum pihak kepolisian menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka , orang pertama yang mendapatkan status tersangka adalah Firza Husein. Dengan status yang di muliki oleh Firza , dirinya di jerat Pasal 4 Ayat 1 Junto 29 atau Pasal 6 Junto dan Pasal 8 Junto 34 Undang undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Firza juga mendapatkan Pasal 27 ayat 1 Junto dan Pasal 45 ayat 1 UU ITE. Firza juga tidak diperbolehkan untuk keluar Negeri.

Tim Kuasa Hukum dari Rizieq , Kapitra Ampera menyatakan bahwa saat kliennya mengetahui bahwa dirinya di tetapkan sebagai tersangka , Kapitra mengatakan bahwa Rizieq sangat tidak menerima dan marah besar kepada pihak kepolisian.

“Tadi Habib Rizieq memberi informasi kepada saya , dirinya sangat marah dan menyatakan akan membuat perlawanan hukum dan politik,” ungkap Kapitra di Masjid At Itihad , Jakarta. Senin 29 Mei 2017.

Kampitra menyatakan bahwa dirinya , Rizieq dan para tim kuasa hukum lainnya akan mengajukan praperadilan. Alasannya adalah penetapan status tersangka terhadap Pimpinan FPI itu merupakan suatu bentuk dari Kriminalisasi dari cacatnya Hukum.

BACA JUGA : SURAT KECIL JUCELINO UNTUK JOKOWI

“Perlawanan Hukum yang dimaksud adalah mengajukan gugatan perperadilan , karena penetapan tersebut adalah sebuah penindasan dalam menegakan Hukum. Indikasinya adalah Habib Rizieq harus menjadi sasaran untuk dijadikan tersangka dan berakhir di tahanan,” ujar Kapitra.

Selain itu Kapitra juga mengatakan bahwa pasal yang digunakan oleh penyidik dalam menjerat Rizieq sama sekali tidak mengandung unsur pidana , bahkan kapitra menilai bahwa sang penyidik tidak dapat mengurus kasusu tersebut ke ranah pidana. Selain mengajukan perperadilan , Kapitra menyatakan bahwa Rizieq dan Tim Kuasa Hukuma lainnya akan mengajukan Uji materi ke Mahkamah Konsitusi (MK) terkait kasus tersebut.

“Kapitra dan para rekannya juga akan mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi karena pasal pasal tersebut sering digunakan untuk mendiamkan ativitas aktivitas dalam melakukan perbaikan dalam menyampaikan aspirasi,” tutupnya.

BACA JUGA : PASANGAN INI KEDAPATAN BERMESRAAN DIKAMAR HOTEL

Sugito Atmo Pawiro yang juga merupakan Tim Kuasa Hukum dari Rizieq mengatakan bahwa Rizieq menilai bahwa langkah yang di ambil oleh pihak kepolisian adalah bentuk dari kriminalisasi. “Sangat tidak menerima. Habib Rizieq Shihab (HRS) tahu bahwa hal tersebut digunakan untuk melemahkan perjuangan,” ungkapnya.

Sugito juga menyatakan bahwa kliennya tidak akan mundur dalam mencari keadilan. “Beliau tidak lemah dan beliau juga akan tetap melawan. Melawan secara hukum dengan cara mengajukan perperadilan,” jelasnya.

BACA JUGA : RESPON KAPOLDA TERHADAP AKSI YANG AKAN DILAKUKAN FPI

Kapolri Jendral (POL) Tito Karnavian saat ditemui di Istana Kepresidenan Bogor tidak mau ambil pusing dengan penetapan tersangka Rizieq. ” Kalau memang pihak penyidik merasa bahwa bukti tersebut sudah cukup , kenapa tidak?” ujar Tito.

Saat di tanya mengenai kelanjutan kasus tersebut , Tito tidak memberikan komentar apapun. Tito menyatakan bahwa untuk kelanbjutkan kasus tersebut dapat langsung memvertivikasikannya langsung ke Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Mochammad Irawan,” Kasus tersebut bisa langsung di tanyakan kepada Kapolda” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya  Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan bahwa penyidik telah menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka meskipu sampai saat ini Rizieq belum dimintai keterangan apapun. Rizieq juga sudah lari dari panggilan penyidik sebanyak 2 kali.

“Ya bisa , Misalnya sampean membunuh belum pernah diperiksa , tapi memiliki semua bukti. Bisa jadi tersangka juga kan?” ujar Mapolda Metro Jaya. Namun pihak Mapolda tidak ingin menjelaskan bukti bukti tersebut. Karena bukti bukti tersebut akan di perlihatkan saat dipersidangan.

Check Also

INI HAL YANG DIINGINKAN OLEH AP I TERHADAP KEBIJAKAN BANDARA INTERNASIONAL

INI HAL YANG DIINGINKAN OLEH AP I TERHADAP KEBIJAKAN BANDARA INTERNASIONAL

SARANANKRI – INI HAL YANG DIINGINKAN OLEH AP I TERHADAP KEBIJAKAN BANDARA INTERNASIONAL. PT Angkasa Pura …