Sport

Mengenai Periode Seret Gol Paulo Dybala

Mengenai Periode Seret Gol Paulo Dybala

Mengenai Periode Seret Gol Paulo Dybala – paulo dybala menjalani awal musim ini dengan hebat. berbeda dengan sekarang ini sebab striker juventus tersebut seedang menjalani momen seret gol.

kemenangan juventus dari benevento di kompetisi liga italia menjadi pertandingan terakhir dalam momen seret gol dybala itu . dua gol juventus pada laga tersebut dibuat oleh gonzalo higuain dan juan cuadrado.

itu berarti dybala sudah tidak membuat gol selama tiga laga terakhirnya bersama juventus. dalam sembilan laga terakhirnya hanya satu gol yang mampu disumbangkan olehnya dalam laga melawan SPAL. jumlah gol dybala pada periode seret gol ini juga kurang dari dua assist yang dihasilkannya ketika bertemu udinese yang berakhir dengan skor 6-2 dan kontra milan yang berhasil dimenangkan dengan hasil 2-0.

ketajaman dybala sekarang bertolak belakang dengan apa yang ditunjukkan olehnya pada awal musim dengan juventus. sewaktu itu dybala mampu membuat 12 gol dari delapan laga yang dijalaninya , bermula dari dua gol ketika juventus ditundukkan oleh lazio di ajang piala super italia. pada momen subur itu , dua kali dybala dapat mencetak tiga gol dalam satu pertandingan.

pihak juventus juga sejauh ini masih memberi kesempatan kepada sang pemain sebagaimana yang disampaikan oleh giuseppe marotta yang menjabat sebagai manajer umum klub. ada waktu dimana seorang pemain sedang tidak rajin membuat gol dan saat itu adalah sesuatu yang normal dalam perkembangan pemain.

” harus digarisbawahi jika dybala belum berusia 24 tahun. dia akan berulang tahun ke 24 pada tanggal 15 november mendatang jadi sangat normal pemain sepertinya akan mencapai masa keemasannya di usia 26 atau 27 tahun ” ucap marotta.

” kami tetap ingin melihat hal yang luar biasa dari dirinya sebab kami sudah sering melihat itu darinya. sewaktu dia bermain biasa layaknya hari ini seharusnya dia mendapat nilai 6 dari 10 namun dia seperti menjadi nilai empat atau lima. kita mesti bersabar untuknya. yang selalu kami yakini yaitu dia mempunyai bakat yang hebat ”

” agar dapat menjadi pemain juara butuh proses. itu dapat dilakukan setelah pemain mendapatkan konsistensi hasil, permainan, dan penampilan. sekarang dia masih berumur 23 tahun dan dia sudah dibebani tanggung jawab yang besar ketika dia hanya bergabung di klub selama 1 -1,5 tahun. semua juga menginginkan hal yang luar biasa dari dia namun semua perlu kesabaran ” tutupnya.

Leave a Reply