Monday , December 17 2018
Home > News > MENGIMINGKAN MURID NYA DENGAN RP 5000 GURU NGAJI CABULI MURIDNYA
MENGIMINGKAN MURID NYA DENGAN RP 5000 GURU NGAJI CABULI MURIDNYA
MENGIMINGKAN MURID NYA DENGAN RP 5000 GURU NGAJI CABULI MURIDNYA

MENGIMINGKAN MURID NYA DENGAN RP 5000 GURU NGAJI CABULI MURIDNYA

MENGIMINGKAN MURID NYA DENGAN RP 5000 GURU NGAJI CABULI MURIDNYA – TE (58), seorang guru ngaji di Lempake, Samarinda, Kalimantan Timur, meringkuk di penjara polisi. Lantaran dia di duga telah mencabuli ke dua muridnya yang berumur 8 tahun berulang kali. TE mengiming-imingi korbannya dengan janji memberikan uang Rp.2000-5000. Di curugai ada korban lai dari ulah yang dilakukan nya itu.

Kasus asusila itu terbongkar setelah salah satu korban, N (8), di curigai ibunya, kerap mengantungi uang usai pulang dari mengaji. Belakangan, putrinya itu, juga sering mengeluhkan kesakitan saat anak nya membuang air kecil.

MENGIMINGKAN MURID NYA DENGAN RP 5000 GURU NGAJI CABULI MURIDNYA

“ Diintrogasi oleh ibunya, akhirnya korban ini ngomong apa adanya. Ibu lapor ke kami Sabtu (10/11) siang kemarin,” kata Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Wawan Gunawan. Di perkuat visum, polisi mencari TE di rumahnya dan akhirnya mengamankannya di jalan, yang tidak jauh dari rumahnya.” Dari visum, ada indikasi korban yang mengalami hal yang serupa,” ujar Wawan.

TE yang kesehariannya berkerja sebagai petani, telah 3 kali cerai dari istrinya. Dia tak mengelak dan mengakui semua perbuatannya yang telah di lakukan kepada korban pencabulannya kepada NSP. Dari kasus NSP, sekitar tempat tinggal korban dan TE pun, Heboh.

BACA JUGA : TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT

“ Korban ke dua,R, juga usia * tahun datang melapor kan kejadian yang serupa. Jadi, di duga perbuatan pelaku itu telah di lakukan lebih dari 10 kali, sejak Agustus 2018,” sebut Wawan. “ Pelaku melakukan perbuatan tersebut di dalam rumah pelaku, di belakang musala. Jadi begitu si pelaku selesai melakukan perbuatannya, pelaku mengimi-ngimingi korbannya yang masih di bawah umur dengan uang sebesar Rp 2000-5000.

Dari pengakuannya, tidak ada alasan apa-apa mencabuli korban,” tambah Wawa. Untuk sekarang ini TE telah meringkuk di dalam penjara. Dia dijerat dengan Pasal 81 Ayat 2 Junto Pasal 82 Ayat 1 Undang-undang No 35/2014 tentang perlindungan anak. Di duga, ada anak korban yang lainnya dari perbuatan cabul TE.” Kami menunggu. Siapa tahu ada korban lainnya yang akan melapor,” demikian Wawan.

Check Also

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak …