Monday , December 17 2018
Home > Gaya hidup > MENURUT PENELITIAN PENYEBAB BANYAKNYA PRIA BERSETATUS JOMBLO
MENURUT PENELITIAN PENYEBAB BANYAKNYA PRIA BERSETATUS JOMBLO
MENURUT PENELITIAN PENYEBAB BANYAKNYA PRIA BERSETATUS JOMBLO

MENURUT PENELITIAN PENYEBAB BANYAKNYA PRIA BERSETATUS JOMBLO

MENURUT PENELITIAN PENYEBAB BANYAKNYA PRIA BERSETATUS JOMBLO – Saat para pria ditanya mengapa jomblo, mereka menjawab dengan berbagai alasan. Ada yang mengaku kurang pandai membuka obrolan, tidka percaya diri, penampilan yang buruk, malu, hungga pengalaman yang buruk dalam menjalani suatu hubungan.

Meski ada banyak factor, sebuah studi mengungkap bahwa pria jomblo sebenarnya mengalami evolusi keterampilan social. Dalam temuan yang terbit di Evolutionary Psychological Science,para ahli melihat tanggapan dalam postingan anonym di Reddit yang melontarkan pertanyan,”Guys, mengapa kamu jomblo?”.

Salah satu penulis studi Menelaos Apostolou, melihat ada 13.429 tanggapanterkait pertanyaan itu. Kemudian Apostolou mengategorikan ribuan tanggapan tersebut menjadi 43 alasan utama, termasuk kecemasan, kurangnya waktu, menikmati masa lajang, takut akan hubungan, dan mudah menyerah.

Setelah melihat ketegori tersebut, Apostolou menyimpulkan bahwa semua alasan itu di sebabkan oleh kemampuan sosial pria yang tidak bisa mengikuti perubahan masyarakat. “Pria lajang mosern sering kurang mampu untuk mendekati perempian, karena dalam konteks pra-industri leluhur, mekanismenya perkawinan itu diatur dan mereka tidak bisa memilih pasangan sendiri,”kata Apostolou dilansir IFL Science.

MENURUT PENELITIAN PENYEBAB BANYAKNYA PRIA BERSETATUS JOMBLO

“Hal seperti itu tidak dibutuhkan saat ini. Sebab, masyarakat pascaindustri bisa memilih pasangan secara bebas dan tidka di paksa kan, masing-masing harus mencari pasangan sendiri,”ujarnya. Seiring berkembangnya zaman, Apostolou mengklaim bahwa pria tidak lagi harus melakukan perjodohan atau memaksakan hubungan, sehingga pria berjuang untuk mencari pasangan sendiri.

Menurut nya ini merupakan aturan dalm mencari pasangan yang relative baru dalam sejarah spesies kita. Namun nyatanya, hal tersebut tidak terjadi semua masyarakat dan tidak menyebar secara luas. “Ini menunjukkan, pria yang lama melajang punya sikap warisan dari nenek moyang untuk tidak cakap dalam mencari pasangan,”kata Apostolou.

BACA JUGA : INI YANG DI CARI DARI LAWAN JENIS SI JOMBLO

Teori ini tentu saja dipertanyakan dan dianggap kontera-produktif untuk para pria lajang. Sebab, argumen soal evolusioner ini seolah dapat meringankan beban pria atas status lajang mereka. Oleh karena nya, Apostolou berharap di masa depan nanti para ahli dapat mengelokasikan lebih banyak upaya dalam mempelajari setatus jomblo dan bagai mana orang dapat mencari pasangan dan memiliki hubungan langgeng.

Analisa ini satu-satunya alasan, sebab Apostolou hanya menggunakan informasi demografis dantidak mengetahui usia responden , asal, latar belakang budaya,dll. Pesan yang dapat di sampaikan Apostolou lewat studinya adalah banyak peria jomblo yang masih berjuang dengan ketidak pastian dalam mendapatkan pasangan. Untuk mengatasinya, kita perlu membangun masyarakat di mana para pria dapat mengungkapkan perasaan mereka secara terbuka.

Check Also

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak …