Monday , January 22 2018
Home > Sport > MOMEN BURUK RONALDO DI PARTAI FINAL
MOMEN BURUK RONALDO DI PARTAI FINAL
MOMEN BURUK RONALDO DI PARTAI FINAL

MOMEN BURUK RONALDO DI PARTAI FINAL

Sudah bukan rahasia umum lagi jika Real Madrid pasti mengharapkan performa Cristiano Ronaldo tampil menggila di partai puncak Liga Champions melawan Juventus.

Laga final yang di helat di Stadion Millenium, Cardiff pada Minggu dini hari 4 Juni bakal menyajikan atmosfer tinggi yang mempertemukan juara bertahan Liga Champions, El Real melawan juara Serie A Italia, Juventus.

Kemampuan Ronaldo akan menjadi tumpuan utama dari timnya untuk bisa menghancurkan tembok kokoh pertahanan Juve. Koleksi golnya juga hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang berada di daftar teratas top skor Liga Champions.

Namun, bukti dari masa lalu memperlihatkan jika penampilan Ronaldo pada 13 pertandingan di partai final masa lalu hanya tercatat sukses memenangkan delapan trofi oleh pemain berusia 32 tahun tersebut.

Dari berbagai partai final yang telah di lalui oleh kapten timnas Portugal itu, dirinya hanya mampu mencetak enam gol dari 65 tembakan yang di hasilkan pada laga final di berbagai kompetisi. Bahkan Ronaldo sempat mendapatkan momen buruk ketika menjalani laga pamungkas dengan mendapatkan cedera parah.

Hal tersebut terjadi pada final Piala Eropa 2016 yang mempertemukan negaranya dengan Perancis. Dirinya hanya sempat bermain 25 menit, sisanya di habiskan dari tepi lapangan untuk menyaksikan rekan-rekannya bermain menggapai juara.

Tidak lupa pula ketika dirinya masih berkostum Manchester United, melakukan debut pertamanya di Liga Champions pada 2008, Ronaldo yang di percaya untuk mengambil tendangan pinalti malah gagal menuntaskan tugasnya sehingga makin memperlebar kemungkinan Chelsea untuk menjuarai kompetisi kasta teratas Eropa tersebut.

Hingga saat ini momen buruk tersebut terus menghantuinya ketika dirinya akan menjalani sebuah partai puncak. Dan yang paling parah adalah ketika dirinya mendapatkan cedera panjang kala melawan Perancis. Dirinya sangat frustasi saat itu ketika dirinya di tarik oleh pelatih, namun berkat penampilan disiplin dari rekan-rekannya, Portugal mampu mengalahkan Perancis di final Piala Eropa.

Namun untuk kali ini, tim yang akan mereka hadapi bukanlah sebuah tim yang boleh di pandang sebelah mata. Juventus merupakan tim yang paling sedikit kebobolan di ajang Liga Champions, oleh sebab itu butuh kerja keras dari Zinedine Zidane dalam meracik taktik untuk mencari celah kecil dalam barisan pertahanan kuat Juve.

Check Also

MAROTTA INGIN DYBALA TETAP DI JUVENTUS

MAROTTA INGIN DYBALA TETAP DI JUVENTUS

Direktur Olah raga Juventus Giuseppe Marotta menegaskan bahwa klub tidak perlu melego Paulo Dybala keluar …