Monday , October 22 2018
Home > Mancanegara > ORGANISATOR MENGATAKAN INDONESIA SIAP MENJADI TUAN RUMAH DI ASIAN GAMES KETIGA
ORGANISATOR MENGATAKAN INDONESIA SIAP MENJADI TUAN RUMAH DI ASIAN GAMES KETIGA
ORGANISATOR MENGATAKAN INDONESIA SIAP MENJADI TUAN RUMAH DI ASIAN GAMES KETIGA

ORGANISATOR MENGATAKAN INDONESIA SIAP MENJADI TUAN RUMAH DI ASIAN GAMES KETIGA

Panitia Penyelenggara Permainan Para Asia Indonesia (INAPGOC) telah menyatakan keyakinan kuat bahwa Asian Para Games ketiga yang akan datang, yang akan diselenggarakan mulai 6 hingga 13 Oktober, akan berjalan dengan lancar karena telah menyelesaikan hampir 100 persen persiapan yang dipersyaratkan.

Ketua INAPGOC Raja Sapta “Okto” Oktohari mengatakan serangkaian acara yang berkaitan dengan Olimpiade telah dilakukan sejak awal September, tepat setelah upacara penutupan Asian Games 2018, termasuk obor, yang dimulai di Surakarta pada 5 September.

Pada konsep upacara pembukaan, Okto, yang juga ketua Federasi Bersepeda Indonesia (ISSI), mengatakan upacara pembukaan Para Games akan mengandung dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas.

“Kami tidak di tempat di mana kami dapat bersaing dengan [kemewahan] upacara pembukaan Asian Games. Tapi kita [harus] unggul lebih dari acara sebelumnya, ”katanya.

Membawa keluar tema “The Spirit of Diversity”, upacara pembukaan akan melibatkan 1.000 pemain, termasuk 40 pemain penyandang cacat. Nama-nama besar seperti sutradara Jay Subiakto dan komposer musik Andi Rianto akan mendukung perayaan upacara pembukaan.

Penyelenggara bermaksud untuk menjual 20.000 dari 40.000 kursi yang tersedia di dalam stadion olahraga Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta Pusat, untuk upacara pembukaan. Dua ribu tiket gratis untuk penyandang cacat juga akan tersedia berkat Kementerian Sosial.

Mengomentari hal ini, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kementerian itu membantu penyelenggara dengan mengadakan pelatihan bagi para sukarelawan yang terlibat dalam Para Games dan menyediakan kendaraan bagi para penyandang cacat.

“Ini adalah pekerjaan kami, untuk memberikan pelatihan relawan untuk berinteraksi langsung dengan penyandang cacat dengan keunikan mereka sendiri. Untuk hanya berempati tanpa pengertian itu tidak benar, ”kata Agus kepada The Jakarta Post.

Juru bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewabroto yakin bahwa semua masalah terkait persiapan atlet, termasuk ketersediaan peralatan, telah diselesaikan pada hari Rabu.

Untuk mengakomodasi orang-orang di kursi roda, INAPGOC telah meningkatkan fasilitas saat ini di dalam stadion dengan meningkatkan jumlah kursi ramah kursi roda dari 77 hingga 500.

INAPGOC telah menunjuk sistem manajemen tiket Loket untuk menangani penjualan tiket. Tiket untuk upacara pembukaan mulai dijual mulai Kamis malam melalui loket.com.

Harga tiket upacara pembukaan bervariasi mulai dari Rp 500.000 (US $ 33,70) hingga Rp 2,5 juta. Tiket untuk acara bervariasi mulai dari Rp 25.000 untuk satu acara hingga Rp 200.000 selama enam hari dari acara Para Games.

Untuk aksesibilitas di dalam tempat, penyelenggara sedang dalam proses menyelesaikan beberapa fasilitas tambahan, seperti landai kursi roda, tempat duduk penonton dan kamar mandi untuk orang-orang dengan gangguan.

Direktur tempat INAPGOC, Budiono mengatakan bahwa pihaknya menargetkan untuk menyelesaikan semua instalasi pada akhir bulan ini, dan diharapkan mereka siap digunakan setidaknya dua hari sebelum upacara pembukaan.

“Untuk beberapa tempat, kami akan membangun lift sementara – misalnya di Ecovention di Ancol, yang akan menjadi tempat untuk tenis meja – jika mereka tidak cocok untuk landai,” katanya.

Check Also

JOKOWI MENDESAK PEMERINTAH LOKAL UNTUK LEBIH MENINGKATKAN TEKNOLOGI

JOKOWI MENDESAK PEMERINTAH LOKAL UNTUK LEBIH MENINGKATKAN TEKNOLOGI

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengatakan pemerintah telah mendistribusikan hingga Rp 400 triliun (US $ 26,4 …