Wednesday , November 21 2018
Home > News > Pak SBY berkata banyak penguasa bertindak sehingga melewati batas
Pak SBY berkata banyak penguasa bertindak sehingga melewati batas
Pak SBY berkata banyak penguasa bertindak sehingga melewati batas

Pak SBY berkata banyak penguasa bertindak sehingga melewati batas

Pak SBY berkata banyak penguasa bertindak sehingga melewati batas – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seorang mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Politik Demokrat menyampaikan, bahwa sudah banyak penguasa yang telah berbuat sesuka hati mereka. Sehingga beberapa tindakan itu dianggap Pak SBY sudah melewati batas.

Namun Bapak SBY tak ingin mengucapkan siapakah sosok pemimpin yang dia maksudkan. Bahkan mengenai soal kebijakan yang dia anggap telah membuat cedera akal sehat maupun keadilan.

Saya lihat, sudah banyak penguasa yang telah lewat batas sampai-sampai mencederai akal sehat maupun keadilan. Bisa jadi terhadap masyarakat yang sudah tidak berdaya, akan tetapi tidak kah merasa takut sama yang di atas, Allah SWT? Tertulis di akun twitter pribadinya Pak SBY, @SBYudhoyono, Jakarta, pada hari Senin 18 Juni 2018.

Pak SBY tulis di akun twitternya itu seusai Bapak M Iriawan diangkat sebagai Penjabat Gubernur sementara di Jawa Barat. Pak M Iriawan menggantikan posisi Pak Ahmad Heryawan yang masa jabatannya telah habis pada Minggu lalu tanggal (13/06/2018).

Baca Juga : Prabowo Subianto akan menyatakan calon Presiden dan Wakil Presiden setelah kubu incumbent

Pak SBY berkata banyak penguasa bertindak sehingga melewati batas – Kemudian adapun nada penolakan yang disuarakan dari Bapak Ferdinand Hutahaean selaku Bantuan Hukum DPP Partai Politik Demokrat dan Kepala Divisi Advokasi yang menyebut agak keberatan jika menunjuk Bapak M Iriawan selaku Sestama Lemhanas Komjen Pol sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat.

Lalu dia juga menanyakan tentang langkah-langkah Bapak Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Pak Presiden Jokowi yang terlihat sikapnya tidak bijak yang telah memilih Penjabat Gubernur yang tentunya akan memunculkan kontroversi.

Jika tadiknya bisa kami tolak, bakal kami tolak. Akan tetapi itu semua haknya pemerintah, maka dari itu kami menanyakan langkah-langkah tersebut,” ucap Bapak Ferdinand Hutahaean pada keterangan yang tertulis, pada hari Senin 18 Juni 2018.

Kemudian dia pun menanyakan perilaku Pak Presiden Jokowi yang bersih keras ingin sosok mantan Kapolda Metro jaya menjadi Penjabat Gubernur walaupun dari pihak Kementerian Dalam Negeri sudah menyiapkan salah satu nama. Sampai-sampai persoalan ini nantinya pasti akan memunculkan sejumlah pertanyaan maupun dugaan.

Check Also

Partai Politik Berbenturan Dengan Peraturan Berbasis Syariah

Partai Politik Berbenturan Dengan Peraturan Berbasis Syariah

Partai Politik Berbenturan Dengan Peraturan Berbasis Syariah – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Pernyataan …