Wednesday , December 13 2017
Home > News > Pancasila Tak Cukup Dipahami
Pancasila Tak Cukup Dipahami
Pancasila Tak Cukup Dipahami

Pancasila Tak Cukup Dipahami

Pancasila Tak Cukup Dipahami
Pancasila Tak Cukup Dipahami

Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden RI meminta Pancasila tak hanya dipahami oleh setiap warga bangsa. Namun Pancasila juga diharuskan  diamalkan setiap sila-silanya. Hal itu disampaikannya menjelang Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni.

Kalla mengatakan bahwa “Untuk menjaga bangsa ini harus, ideologi bangsa ini harus dipahami semua kita generasi muda, generasi tua dan menjalankannya. Bukan hanya dipahami, harus dijalankan,” ujarnya  di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta,pada hari  Selasa tanggal 30/5/2017.

Menurut pendapat Kalla menilai, selama ini dari lima sila yang terkandung dalam Pancasila, hanya satu sila yang masih menjadi ganjalan.dikarenakan  masih belum mencakup segalanya di Indonesia kita ini yang sudah menjadi satu ini

“Sebenarnya semua berjalan dengan baik. Kalau dilihat sila-nya Ketuhanan Yang Maha Esa. Kan keagamaan kita kadang-kadang malah terlalu keras,” kata dia.

“Perikemanusiaan, persatuan Indonesia semua jalan. Hanya satu yang masih selalu jadi ganjalan. Itu keadilan sosialnya, itulah yang harus kita bina dengan baik,” tambahnya.

Untuk itu, Kalla sepakat agar pelajaran Pancasila disisipkan dalam materi pelajaran lainnya yang diajarkan di Sekolah.agar semua anak anak paham artinya pancasila secara luas untuk mmembuat persatuan Indonesia

“Tidak perlu spesial Pancasila, nanti habis waktu untuk mempelajari. Tapi bisa dimasukan ke sejarah, bisa masuk ke kewarganegaraan,” kata dia.

Kalla juga menuturkan, ia tidak ingin jika Pancasila hanya menjadi hafalan wajib semata sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pancasila harus dijiwai sila demi sila-nya.

Kalla juga menambahkan juga “Jangan dilihat Pancasila dari sila per sila, tetapi jiwanya itu. Jiwa kita bagaimana adil, jiwa kita bagaimana religius, jiwa kita bagaimana berbuat kemanusiaan, jiwa kita bagaimana demokratis. Di situ letaknya pemahaman Pancasila, tidak perlu satu per satu tapi jiwanya itu,” kata dia.

 

Check Also

AKIBAT DIET EXTRIM DAN JUGA PENURUNAN BERAT BADAN YANG DRASTIS

AKIBAT DIET EXTRIM DAN JUGA PENURUNAN BERAT BADAN YANG DRASTIS YANG MENYEBABKAN KEMATIAN

Dijelaskan oleh para Periset menyebutnya bahwa paradigma obesitas di dalam fenomena tersebut, diamati pada penelitian …