Saturday , December 15 2018
Home > News > PARA STAF KABUPATEN MALANG MENJADI SAKSI DI KPK KASUS BUPATI MALANG

PARA STAF KABUPATEN MALANG MENJADI SAKSI DI KPK KASUS BUPATI MALANG

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa sembilan saksi suap dan gratifikasi untuk tersangka Rendra Kresna, Bupati Malang, dan mantan anggota tim suksesnya Eryk Armando Talla. Para saksi adalah staf Pemerintah Kabupaten Malang.

“Penyidik ​​mulai menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam kasus ini,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah pada hari Jumat, 12 Oktober.

Di antara saksi adalah mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang (BLH) Tridiyah M; sekretaris BLH Sampurno, kepala Subbagian Keuangan BLH Dwi Juli, dan bendahara BLH, Sophia L.

Ada juga anggota staf Badan Keuangan dan Manajemen Aset Daerah (BPKAD) Thory S dan M Imron; serta individu Riki H, Priyatmoko dan Cipto Wiyono.

Para saksi diinterogasi di Polres Malang.

“Kami mengingatkan para saksi yang dipanggil untuk memberikan informasi yang benar dan jujur,” kata Febri.

KPK menyebut Rendra Kresna sebagai tersangka suap dan gratifikasi karena diduga menerima hadiah hingga Rp7 miliar. KPK juga menunjuk tersangka lain, Ali Murtopo dari sektor swasta.

KPK mencurigai bahwa Rendra menerima suap dari Ali sebesar Rp3,45 miliar sebagai imbalan untuk menyediakan fasilitas pendidikan bagi Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang pada tahun 2011.

Rendra Kresna juga diduga menerima gratifikasi, bersama dengan mantan tim kampanye pada pemilihan kepala daerah 2010, Eryk Armando Talla, sebesar Rp3,55 miliar.

Metode dugaan korupsi yang digunakan adalah dengan memperbaiki lelang untuk pengadaan barang dan jasa.

Check Also

Indonesialeaks Diserang oleh Hacker Post Suap Kasus di Laporan KPK

Indonesialeaks Diserang oleh Hacker Post Suap Kasus di Laporan KPK

Platform Indonesialeaks hampir diretas setelah melaporkan penyelidikan atas perusakan buku bank merah yang merekam transaksi …