Monday , December 17 2018
Home > News > Partai Demokrat Menjagokan Prestasi SBY Bukan Prabowo
Partai Demokrat Menjagokan Prestasi SBY Bukan Prabowo
Partai Demokrat Menjagokan Prestasi SBY Bukan Prabowo

Partai Demokrat Menjagokan Prestasi SBY Bukan Prabowo

Partai Demokrat Menjagokan Prestasi SBY Bukan Prabowo – Kandidat legislatif Partai Politik Demokrat telah diarahkan untuk berkampanye dengan memperjuangkan pencapaian Ketua Umum partai dan sekaligus mantan presiden Bapak Susilo Bambang Yudhoyono atau yang dikenal Pak SBY selama masa kepresidenannya selama dua periode.

Kami menjelaskan semua yang dicapai oleh Partai Demokrat selama lebih dari 10 tahun, dari tahun 2004 hingga tahun 2014, ketika presiden SBY memimpin negara ini, kata pemimpin Demokrat dan putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada acara pesta di Jakarta Pusat pada hari Rabu, 14 November 2018 sebagaimana pernyataannya tertulis dalam keterangan.

Meskipun dukungan resmi Partai Demokrat untuk tiket presiden Bapak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kepemimpinan partai juga memungkinkan anggotanya untuk mendukung tawaran pemilihan kembali Joko Widodo atau yang akrab disapa Pak Jokowi.

Sebuah survei internal Partai Politik Demokrat menunjukkan bahwa mayoritas anggota partai memilih Pak Prabowo, tetapi ada juga beberapa yang menurut budaya daerah mereka, mendukung Pak Jokowi, kata Eksekutif Demokrat Bapak Edhie Baskoro. Kami tidak bisa menghukum mereka yang mendukung kembalinya Pak Jokowi, kami hanya bisa mendesak mereka untuk mendukung Bapak Prabowo Subianto.

Keanggotaan Partai Demokrat dalam koalisi oposisi awalnya tergantung pada keseimbangan, dengan partai masih belum memutuskan hanya beberapa jam sebelum Pak Prabowo dan Sandiaga mendaftarkan pencalonan mereka dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca Juga : Partai Demokrat Tidak Ada Dalam Sebuah Urusan Draft Kesepakatan

Partai Demokrat Menjagokan Prestasi SBY Bukan Prabowo – Aliansi Demokrat dengan Ketua Umum Partai Gerindra dilemparkan ke dalam jebakan ketika Prabowo Subianto memberi tahu mereka bahwa dia mempertimbangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu Sandiaga Uno sebagai pasangannya, ketika Agus Harimurti sebelumnya berada di antara para calon wakil presiden.

Eksekutif Demokrat Bapak Agus Hermanto mengatakan partai itu berfokus pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

Saat ini Partai Demokrat berjuang untuk pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Kita harus berhasil dalam keduanya, katanya, pada hari Selasa, 13 November 2018. Kami ingin mengulang hari-hari kemenangan kami dari tahun 2009. Jika tidak, setidaknya mendekati itu. Semuanya harus lebih baik daripada di tahun 2014.

Partai Demokrat memenangkan 20,85 persen suara dalam pemilihan legislatif tahun 2009, ketika Pak SBY berada di puncak popularitasnya, memberikan partai kursi DPR lebih dari partai lainnya. Partai itu jatuh ke tempat keempat dalam pemilihan tahun 2014, mengumpulkan hanya 10,19 persen suara.

Check Also

Orang Papua Dibunuh Secara Tidak Sah Selama Delapan Tahun Terakhir

Orang Papua Dibunuh Secara Tidak Sah Selama Delapan Tahun Terakhir

Orang Papua Dibunuh Secara Tidak Sah Selama Delapan Tahun Terakhir – Pemerintah akan melihat rincian …