Wednesday , December 13 2017
Home > Uncategorized > PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA PSI MENGATAKAN PARTAIBNYA BERADA DI BELAKANG KPK DALAM WACANA HAK ANGKET DPR RI ATAS KPK RI
PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA PSI MENGATAKAN PARTAIBNYA BERADA DI BELAKANG KPK DALAM WACANA HAK ANGKET DPR RI ATAS KPK RI
PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA PSI MENGATAKAN PARTAIBNYA BERADA DI BELAKANG KPK DALAM WACANA HAK ANGKET DPR RI ATAS KPK RI

PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA PSI MENGATAKAN PARTAIBNYA BERADA DI BELAKANG KPK DALAM WACANA HAK ANGKET DPR RI ATAS KPK RI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) nyatakan sikap berdiri tegak di belakang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam wacana hak angket DPR RI atas KPK RI.

Terkait sikap penolakan hak angket ini sejumlah jajaran Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) menyambangi gedung KPK di Jakarta.

“Hari ini kami menemui komisioner KPK sebagai bentuk dukungan dan solidaritas PSI kepada KPK,” kata Ketua Umum PSI Grace Natalie dalam rilis yang diterima Infonawacita.com.

Sikap ini diambil, kata Grace, karena PSI menilai KPK telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp2,5 triliun dari tangan para koruptor.

“Sejak berdirinya KPK hingga saat ini, hampir Rp2,5 triliun uang rakyat diselamatkan dari para koruptor,” kata Grace menjelaskan.KPK Garda Terdepan

Menurut Grace, KPK selama ini telah berada di garda terdepan dalam mengamankan uang rakyat dari para pencuri. “Kehadiran KPK menciptakan efek jera dan mempersempit ruang gerak para koruptor,” kata Grace.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni, menurutnya KPK selama ini telah membuktikan untuk tidak tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. “KPK memberi contoh bahwa semua orang berdiri sama di hadapan hukum,” kata Toni.

Maka dari itu, menurut kader muda milineal PSI Tsamara Amany, partainya memutuskan untuk berdiri teguh dibelakang KPK.

“Saya berdiri bersama KPK melawan para koruptor, karena tak rela uang pajak saya dicuri, korupsi membuat harga barang dan jasa mahal,” kata Tsamara. Maka menurutnya bebas dari korupsi adalah sumber persatuan bangsa Indonesia.

Saat ini ada 7 fraksi dan 25 anggota DPR yang menjadi anggota dari pansus hak angket DPR RI atas KPK. Ketujuh fraksi ini adalah PDIP, Gerindra, Hanura, Golkar, PAN, NasDem dan PPP.

Check Also

INGAT HATI HATI ADA 8 TITIK RAWAN KECELAKAAN DI SURABAYA BAGI PEMUDIK

INGAT HATI HATI ADA 8 TITIK RAWAN KECELAKAAN DI SURABAYA BAGI PEMUDIK

Bagi Anda yang akan mudik ke Surabaya atau melintasinya saat terjadi arus mudik harus memperhatikan …