NewsUncategorized

Pelajar Papua Mendapatkan Kesempatan Untuk Belajar Di Universitas AS

Pelajar Papua Mendapatkan Kesempatan Untuk Belajar Di Universitas AS

Pelajar Papua Mendapatkan Kesempatan Untuk Belajar Di Universitas AS – Gubernur Papua Lukas Enembe dan Presiden Universitas Rhode Island (URI) David M. Dooley telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang kerja sama pendidikan di Rhode Island, Amerika Serikat.

Berbicara setelah bertemu dengan siswa Papua di Detroit, Michigan, pada hari Minggu, Enembe mengatakan kedua belah pihak telah menyetujui pendanaan delapan program akademik.

Nota Kesepakatan juga menyetujui beasiswa senilai US $ 10.000 per tahun akademik bagi siswa Papua untuk melakukan program sarjana dan pascasarjana di URI. Tujuh siswa telah dipilih untuk program ini. Mereka saat ini menyelesaikan sekolah menengah di Washington, kata Enembe.

Tujuan mengirim siswa Papua ke luar negeri adalah untuk meningkatkan daya saing mereka dalam sains dan teknologi dan untuk mempersiapkan mereka sebagai sumber daya manusia dengan disiplin dan keterampilan yang baik, katanya.

Dalam upacara penandatanganan MoU pada hari Jumat, Dooley mengatakan pihaknya siap untuk mendukung orang Papua dalam berbagai disiplin ilmu di universitasnya. Dia juga berjanji untuk memberikan langkah-langkah pengawasan khusus untuk siswa Papua.

Pelajar Papua Mendapatkan Kesempatan Untuk Belajar Di Universitas AS – Universitas saat ini memiliki sekitar 17.000 siswa yang datang dari seluruh dunia, termasuk Papua. Mahasiswa Papua terdaftar di 90 program studi yang tersedia di kampus.

Kami memiliki beberapa program studi terkemuka di Amerika dan di dunia. Di antara mereka adalah ilmu kelautan dan perikanan dan farmasi. Sekolah ilmu kelautan dan perikanan kami adalah salah satu dari lima terbaik di dunia, kata Dooley.

Tahun ini, URI akan menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan membuka sekolah ilmu kelautan dan perikanan di Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura, Papua, sebuah rencana yang pertama kali disusun pada tahun 2017, menurut kepala biro otonomi khusus provinsi Papua Aryoko Rumaropen.

Gubernur telah menyatakan dukungannya. Semoga sekolah ini akan segera didirikan di Uncen, kata Aryoko.

Rektor Uncen Apolo Safanpo memuji langkah tersebut, dengan mengatakan akan memperluas dan meningkatkan program sains kelautan dan perikanan yang ada.

Pelajar Papua Mendapatkan Kesempatan Untuk Belajar Di Universitas AS – Uncen saat ini memiliki departemen ilmu kelautan dan perikanan yang menawarkan dua program yakni ilmu kelautan dan ilmu perikanan.

Kepala departemen ilmu kelautan dan perikanan Uncen, John D. Kalor, mengatakan pihak berwenang mengharapkan penyelesaian proyek yang cepat.

Semoga dengan dukungan dari pemerintah provinsi Papua sekolah ini dapat dibuka dalam waktu dekat, kata Kalor.

Meskipun kaya akan sumber daya alam, Papua Barat dan Papua, yang terletak di pulau paling timur negara itu di perbatasan Papua Nugini, adalah salah satu provinsi yang paling terbelakang di Indonesia, sebagian karena kebijakan pembangunan yang berpusat pada Jawa selama rezim Orde Baru. Papua diberikan status otonomi khusus untuk mengelola kepentingan orang asli Papua dan mengembangkan sumber daya manusianya melalui program pendidikan yang berkualitas.

Leave a Reply